Pesantren Lansia Humikea Wadah Pemberdayaan Lansia
PALANGKA RAYA – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari, mengapresiasi berdirinya Pesantren Lansia Huma Itah Kea (Humikea) atau Rumah Kita Juga. Pesantren Humikea berlokasi di Kompleks Hasanka Boarding School, Jalan Seth Adji, Kota Palangka Raya.
Menurutnya, kehadiran Humikea merupakan inovasi sosial yang patut didukung karena menghadirkan konsep pembinaan lansia yang mengintegrasikan pendidikan, pembinaan keagamaan, serta aktivitas sosial dalam satu wadah yang terstruktur.
Ansyari menilai program tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat lanjut usia dengan menyediakan ruang yang memungkinkan mereka tetap aktif, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang baik di masa senja.
Ia menjelaskan, pesantren lansia tersebut diinisiasi oleh Anggota Komisi II DPR RI, Iwan Kurniawan, melalui Yayasan Huma Itah Kea sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan para lansia di Kalimantan Tengah.
Menurutnya, keberadaan Humikea diharapkan mampu menjadi tempat yang nyaman bagi para lansia untuk menjalani masa tua dengan kegiatan yang lebih bermakna, sekaligus memperkuat aspek spiritual, sosial, dan emosional mereka.
“Pak Iwan Kurniawan menginisiasi pendirian pesantren lansia melalui Yayasan Huma Itah Kea. Pesantren ini nantinya menjadi tempat yang dapat mewadahi para lansia,” ujar Ansyari, kemarin.
Lebih lanjut, ia mengatakan Humikea tidak hanya menyediakan fasilitas tempat tinggal, tetapi juga akan menghadirkan berbagai program pembinaan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup para penghuni.
Program tersebut meliputi pembelajaran keagamaan, pengembangan keterampilan, penguatan mental dan spiritual, serta berbagai aktivitas sosial yang mendorong interaksi dan kebersamaan antarlansia.
“Dharapkan kehadiran Pesantren Lansia Humikea, dapat menjadi contoh bagi berbagai pihak dalam mengembangkan program pemberdayaan lansia, sehingga mereka tetap dapat berkontribusi dan menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, serta bermartabat di usia lanjut,” harap Ansyari. (*/Ark)

