GPM Bantu Jaga Daya Beli Masyarakat
PALANGKA RAYA – Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, mendapat apresiasi dari kalangan DPRD Kalteng. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya beberapa hari lalu itu dinilai mampu membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Ribuan warga Kota Palangka Raya dan sekitarnya tampak memadati lokasi pelaksanaan GPM yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69 Kalteng. Program tersebut menyasar sekitar 5.600 penerima manfaat dan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan di tengah fluktuasi pasar.
Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Nyelong Inga Simon menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program pangan murah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah yang terdampak kenaikan harga sejumlah bahan pokok.
“Program seperti ini sangat membantu masyarakat. Ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, kehadiran pemerintah melalui GPM tentu memberikan dampak langsung bagi warga,” ujarnya, kemarin.
Ia menilai kondisi ekonomi masyarakat saat ini masih membutuhkan perhatian serius, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Karena itu, keberadaan program pangan murah dinilai menjadi solusi jangka pendek yang efektif untuk menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
Selain membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah, kegiatan tersebut juga dianggap mampu menekan gejolak harga di pasaran, terutama menjelang momentum tertentu yang biasanya diikuti kenaikan harga kebutuhan pokok.
Nyelong berharap program serupa tidak hanya dilaksanakan pada momentum peringatan hari besar atau kegiatan seremonial tahunan semata. Menurutnya, masyarakat membutuhkan program yang berkelanjutan dan menjangkau hingga wilayah kabupaten, kecamatan, maupun desa.
“Harapan kita kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara rutin dan merata sampai ke daerah pelosok, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh masyarakat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, distributor, dan pelaku usaha dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan agar harga tetap terkendali di pasaran.
“Paling penting masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Pemerintah harus hadir menjaga keseimbangan itu,” tandasnya. (*/Ark)

