MTQ KORPRI VIII di Murung Raya Harus Tetap Efisien
PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, 23–27 Juni 2026 diminta tetap mengedepankan efisiensi.
Anggota DPRD Kalteng Dapil IV Sirajul Rahman mengatakan kegiatan itu akan jadi sorotan publik. Pasalnya MTQ digelar di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang berdampak ke daerah.
Situasi efisiensi membuat masyarakat sensitif terhadap penggunaan anggaran daerah. Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih menambah kehati-hatian warga terhadap setiap kegiatan besar bersumber APBD.
“Karena itu kami berharap pemerintah daerah memastikan seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara hemat dan terukur. Kita sama-sama tahu daerah terdampak pemangkasan anggaran dari pusat. Jangan sampai kegiatan ini jadi sorotan negatif di masyarakat,” katanya, Rabu (24/6/2026).
Kondisi ekonomi lesu juga jadi pertimbangan. Banyak warga di daerah menghadapi kesulitan akibat kenaikan harga kebutuhan pokok dan terbatasnya peluang penghasilan.
Sirajul menilai pelaksanaan kegiatan besar sebaiknya tidak menambah beban masyarakat. Efisiensi anggaran harus dibarengi kreativitas agar kualitas acara tetap terjaga.
Ia berharap MTQ ini tidak hanya sukses sebagai ajang keagamaan, tapi juga memberi dampak positif ke ekonomi lokal. Banyaknya peserta dan tamu yang datang ke Murung Raya dinilai bisa menggerakkan UMKM.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan sukses dan lancar. Karena nanti banyak orang datang dan berkumpul di Murung Raya, mudah-mudahan ada dampaknya bagi perekonomian daerah, khususnya pelaku usaha dan masyarakat setempat,” ujarnya.
Sirajul juga mendorong keterlibatan dunia usaha lewat program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Perusahaan besar yang beroperasi di Murung Raya dinilai bisa mengambil peran.
“Kalau ada perusahaan yang mampu membantu, tentu lebih baik. Jangan sampai masyarakat yang ekonominya sedang sulit justru ikut terbebani. Perusahaan bisa mendukung kegiatan ini melalui CSR,” tegasnya.
Ia berharap MTQ KORPRI tidak hanya menjadi ajang syiar dan silaturahmi ASN. Kegiatan ini juga diharapkan menggerakkan ekonomi lokal tanpa mengabaikan prinsip efisiensi yang jadi perhatian bersama saat ini. (Ark)

