Dongkrak Ekonomi Pariwisata dan UMKM Harus Beriringan

Dongkrak Ekonomi Pariwisata dan UMKM Harus Beriringan
Wengga Febri Dwi Tananda

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Wengga Febri Dwi Tananda, menegaskan pengembangan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menurutnya, sinergi keduanya menjadi kunci agar manfaat ekonomi dari pariwisata benar-benar dirasakan masyarakat lokal.

Wengga menilai pariwisata memiliki efek berantai terhadap perekonomian daerah. Meningkatnya kunjungan wisatawan akan membuka peluang usaha lebih besar bagi pelaku UMKM di bidang kuliner, kerajinan, hingga jasa pendukung wisata lainnya.

“Pariwisata dan UMKM saling berkaitan. Jika pariwisata berkembang, UMKM pasti ikut bergerak,” kata politikus Partai Gerindra itu, Sabtu (25/7/2026) di Palangka Raya.

Ia menambahkan, pengelolaan destinasi wisata yang dilakukan serius dan berkelanjutan akan mendorong lahirnya peluang usaha baru. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi daerah.

Wengga juga menyoroti potensi besar wisata alam dan budaya di Kalimantan Tengah. Potensi itu, katanya, perlu dikembangkan optimal melalui kebijakan yang memberi ruang lebih luas bagi UMKM, agar nilai tambah ekonomi bisa dinikmati secara merata.

UMKM disebutnya sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang wajib dilibatkan di setiap tahap pengembangan kawasan wisata. Dengan keterlibatan itu, masyarakat lokal akan memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh bersama majunya sektor pariwisata.

Untuk itu, Wengga mendorong pemerintah daerah memperkuat program pembinaan UMKM berkelanjutan. Pembinaan meliputi peningkatan kualitas produk, standarisasi kemasan, penguatan pemasaran, hingga kemudahan akses permodalan.

“UMKM yang kuat dan berdaya saing akan meningkatkan kepuasan wisatawan. Pada akhirnya, hal ini berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (Ark)

Tinggalkan Balasan