UMKM Rotan Perlu Produksi Besek Sampah

UMKM Rotan Perlu Produksi Besek Sampah
Okki Maulana

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Okki Maulana mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya yang bergerak di bidang kerajinan anyaman rotan, untuk mulai memproduksi wadah sampah kering.

“Saya mendorong para UMKM yang menekuni anyaman rotan, untuk membuat besek besar yang bisa digunakan untuk mengangkut sampah kering,” ucapnya, Jumat (8/5/2026).

Seperti diketahui lanjut dia, harga plastik dipasaran saat ini cenderung naik, dan memang merupakan situasi yang sulit dihindari. Namun, kondisi ini justru bisa dijadikan momentum untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Meskipun saat ini harga plastik mengalami kenaikan serta situasi ini tidak bisa kita hindari, sekalian saja kita beralih menggunakan teknologi dan bahan yang ramah lingkungan serta bisa digunakan berkali-kali,” ujarnya.

Okki menjelaskan, berbagai bentuk anyaman bisa dibuat, mulai dari besek besar untuk menampung sampah, tas belanja, hingga keranjang serbaguna. “Produk ini awet, kuat, dan tentunya lebih ramah lingkungan dibandingkan plastik,” jelasnya.

Langkah ini dinilai sangat strategis, karena memiliki dua manfaat sekaligus. Selain mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap plastik yang harganya semakin mahal, juga memberikan dampak positif bagi ekonomi daerah.

“Hal ini dilakukan agar pengrajin rotan kita memiliki variasi produk baru dan pastinya, hal ini sangat menolong dan meningkatkan pendapatan UMKM di daerah kita,” pungkasnya. (*/Ark)

Tinggalkan Balasan