Perkuat Penanganan Karhutla & Ketersediaan Air Bersih, Pemprov Kalteng Bangun Ratusan Sumur Bor
Pangkalan Bun – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan komitmennya memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus memastikan ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan antara lain melalui pembangunan ratusan sumur bor yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Sumur bor yang dibangun memiliki dua fungsi, yakni mendukung pemadaman karhutla serta menjadi sumber air bersih bagi masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan selama kemarau panjang.
“Sumur bor yang kami bangun ada dua jenis. Satu khusus mendukung pemadaman karhutla, dan satu lagi untuk pemadaman karhutla sekaligus sebagai sumber air bersih bagi masyarakat,” kata Agustiar di Pangkalan Bun, Rabu (7/10/2026).
Dalam pertemuan dengan Bupati Kotawaringin Barat Nurhidayah, Gubernur menerima informasi masih adanya permintaan pembangunan sumur bor di sekitar 15 lokasi, terutama di wilayah pesisir dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Kumai.
Agustiar kemudian menginstruksikan Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining untuk menindaklanjuti kebutuhan tersebut.
“Pasti kami hadir. Kalau ada permintaan, kami pastikan untuk membantu,” tegasnya.
Di sisi lain, Pemprov Kalteng terus mengirimkan bantuan air bersih ke berbagai wilayah yang terdampak kemarau panjang. Hingga 6 Oktober 2026, distribusi air bersih telah mencapai lebih dari 7,02 juta liter.
Agustiar menegaskan penanganan dampak kemarau dan karhutla dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemadaman, penyediaan air bersih, rumah oksigen, layanan kesehatan, hingga bantuan pangan.
Langkah ini memastikan masyarakat tetap memperoleh kebutuhan dasar dan perlindungan di tengah kemarau panjang. (WDY/fer)

