Pembangunan Desa Rakumpit Perlu Perhatian Pemerintah

Pembangunan Desa Rakumpit Perlu Perhatian Pemerintah
Agie

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Agie kembali menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pinggiran Kota Palangka Raya.

“Masih terdapat sejumlah desa tertinggal di Kecamatan Rakumpit yang membutuhkan perhatian dan penanganan serius dari pemerintah,” kata Agie, Sabtu (18/7/2026).

Pernyataan itu disampaikan Agie usai dirinya melaksanakan reses perseorangan selama delapan hari di daerah pemilihannya. Selama reses, ia mengunjungi sejumlah kelurahan di Kecamatan Rakumpit, yakni Kenarakan, Pager, Gaung Baru, Panjehang, Petuk Berunai, Bukit Suha, dan Muku Baru.

Agie menuturkan dalam pertemuan dengan warga, ia menerima berbagai aspirasi yang sebagian besar berkaitan dengan infrastruktur dasar yang dinilai belum memadai. Diantaranya warga berharap pemerintah segera meningkatkan kualitas jalan dan jembatan agar aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar.

“Masyarakat masih kesulitan karena akses jalan dan jembatan rusak. Ini membuat mereka terisolasi dan menghambat aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan desa tertinggal di wilayah ibu kota provinsi merupakan kondisi yang tidak seharusnya terjadi.

“Tidak seharusnya di ibu kota provinsi masih ada desa yang tertinggal. Pemerintah perlu memastikan seluruh warga, termasuk di Rakumpit, mendapatkan akses pembangunan yang setara,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Agie juga menyoroti tingginya biaya transportasi yang harus ditanggung masyarakat Rakumpit. “Untuk satu kali perjalanan saja, biaya transportasi bisa mencapai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu. Ini beban berat bagi masyarakat, terutama yang butuh layanan kesehatan atau urusan mendesak di pusat kota,” ungkapnya.

Oleh karena itu ia menilai percepatan pembangunan infrastruktur di Rakumpit akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan akses pelayanan publik, serta kualitas hidup masyarakat.

“Saya akan kawal hasil reses ini sampai ke Gubernur dan dinas teknis. Kita ingin masyarakat Rakumpit bisa merasakan manfaat pembangunan sebagaimana warga di pusat kota,” tuturnya.

Agie berharap Pemerintah Kota Palangka Raya dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperkuat sinergi dalam mengurangi ketimpangan pembangunan antar wilayah. (Ark)

Tinggalkan Balasan