Lawan Narkoba Harus Dimulai dari Keluarga
PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, mengatakan pencegahan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat harus bergerak bersama.
“Penyalahgunaan narkotika masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda. Karena itu upaya pencegahan harus terus diperkuat melalui kerja sama pemerintah, aparat, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya di Palangka Raya, Senin (6/7/2026).
Menurut Faridawaty, edukasi bahaya narkoba perlu diberikan secara berkesinambungan sejak usia dini. Dengan pemahaman yang baik, anak dan remaja diharapkan memiliki keberanian menolak ajakan dan pengaruh negatif dari lingkungan.
Ia mengingatkan, dampak narkoba tidak hanya merusak kesehatan. Penyalahgunaan narkoba juga menghambat pendidikan, memicu persoalan sosial, dan menghilangkan potensi generasi muda sebagai penerus pembangunan daerah.
“Perlindungan terhadap generasi muda harus menjadi perhatian bersama. Selain penindakan terhadap pelaku peredaran, edukasi dan sosialisasi bahaya narkotika juga harus terus dilakukan sejak dini,” tegasnya.
Faridawaty menilai keluarga adalah benteng pertama dalam membentuk karakter anak. Orang tua diharapkan membangun komunikasi terbuka, memberi perhatian, serta melakukan pengawasan agar anak tidak terjerumus pergaulan yang berisiko.
Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan bebas narkoba.
“Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, kita dapat melindungi generasi muda Kalteng dari bahaya narkoba serta menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi masa depan mereka,” pungkas Faridawaty. (Ark)

