Kawal Pengawasan Keamanan Pangan

Kawal Pengawasan Keamanan Pangan
Arton S Dohong

PALANGKA RAYA – Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S Dohong menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk terus mengawal langkah strategis Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah atau OKKPD.

Penguatan pengawasan keamanan bahan pangan dinilai penting guna menjamin kesehatan masyarakat dan meningkatkan kepercayaan terhadap produk pangan lokal.

“Keamanan pangan merupakan salah satu aspek mendasar yang harus menjadi perhatian seluruh pemangku kepentingan. Pangan yang memenuhi standar keamanan akan memberikan perlindungan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat daya saing produk daerah di tingkat nasional maupun internasional,” kata Arton, Selasa (7/7/2026).

Ia menilai, produk pangan yang tidak memenuhi ketentuan keamanan tidak hanya berpotensi menimbulkan risiko kesehatan, tetapi juga dapat merusak citra daerah sebagai penghasil komoditas pangan berkualitas. Karena itu, pengawasan harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

“Kami mendukung penuh upaya OKKPD dalam memperkuat sistem pengawasan pangan. Keamanan pangan bukan sekadar urusan teknis, melainkan tanggung jawab bersama dalam melindungi masyarakat dari risiko kesehatan,” ujarnya.

Menurut Arton, dukungan terhadap OKKPD tidak hanya sebatas komitmen kelembagaan. Penguatan regulasi, dukungan anggaran, serta peningkatan koordinasi lintas sektor juga diperlukan agar sistem pengawasan pangan dapat berjalan lebih efektif sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia menambahkan, keberhasilan pengawasan juga ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia yang kompeten, ketersediaan fasilitas laboratorium, serta sistem pengujian dan pelaporan yang cepat, akurat, dan akuntabel.

“Pemerintah daerah perlu memperkuat kolaborasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk akademisi dan lembaga penelitian, agar pengawasan pangan semakin berbasis data dan sains,” jelasnya.

Selain aspek kelembagaan, Arton menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat. Kesadaran warga untuk lebih cermat memilih produk pangan dan berani melapor jika menemukan produk yang diduga tidak memenuhi standar menjadi kunci efektivitas pengawasan.

“Kesadaran masyarakat menjadi garda terdepan dalam memastikan pangan yang aman. Bila masyarakat aktif, pengawasan akan lebih cepat dan efektif. Pangan yang aman dan berkualitas adalah pondasi bagi generasi sehat dan masa depan daerah yang kuat,” pungkas Arton. (Ark)

Tinggalkan Balasan