Dinkes Palangka Raya Siapkan Layanan Home Care
PALANGKA RAYA – Dinkes Palangka Raya – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tidak hanya mengganggu kualitas udara, tetapi juga berdampak pada aktivitas dan kehidupan masyarakat.
Warga di wilayah terdampak juga harus menghadapi berbagai risiko, mulai dari gangguan kesehatan, aktivitas sekolah dan pekerjaan yang terganggu, hingga meningkatnya kebutuhan terhadap masker, makanan, air bersih, serta layanan kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan Pemerintah Kota Palangka Raya telah memperluas layanan rumah oksigen hingga ke kantor kelurahan dan posyandu untuk membantu warga terdampak kabut asap.
“Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah oksigen. Karena itu kami perluas layanan rumah oksigen agar lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya di puskesmas tapi juga di pustu, kantor kelurahan dan posyandu,” ujar Riduan, kemarin.
Ia menjelaskan, di Kota Palangka Raya terdapat 11 puskesmas dan 43 puskesmas pembantu (pustu) yang tersebar hampir di seluruh kelurahan.
“Semua fasilitas dan layanan kesehatan tersebut sudah dilengkapi fasilitas ruang bebas asap bagi masyarakat. Termasuk disediakan masker, vitamin dan obat-obatan. Kami juga menyediakan layanan home care,” katanya.
Fasilitas ruang bebas asap tersebut dilengkapi dengan air purifier dan tabung oksigen, sehingga warga yang mengalami sesak napas dapat mendapatkan pertolongan pertama secara gratis.
Jika ada warga yang tidak bisa keluar rumah, dapat meminta bantuan petugas melalui RT atau pustu untuk diteruskan ke puskesmas. “Nanti teman-teman puskesmas mendatangi ke rumah, yaitu tadi melalui program home care, kunjungan rumah,” pungkasnya. (Ark)

