Pembangunan Merata Butuh Kolaborasi Nyata
PALANGKA RAYA – Kerja sama antar pemerintah daerah (pemda) dalam hal ini pemerintah kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah (Kalteng), dinilai menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan yang merata. Sinergi antar wilayah diyakini mampu membuka peluang pengembangan potensi daerah, meningkatkan konektivitas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sengkon, menegaskan kolaborasi tidak boleh hanya sebatas koordinasi administratif. Kerja sama harus diwujudkan melalui program nyata yang saling mendukung.
“Kolaborasi antar wilayah akan memperkuat pembangunan dan memberi manfaat lebih besar bagi masyarakat. Setiap daerah punya potensi berbeda. Jika disinergikan, hasilnya akan jauh lebih optimal dibanding berjalan sendiri-sendiri,” ujarnya, kemarin.
Menurutnya, banyak sektor yang dapat berkembang lebih cepat jika pemerintah daerah membangun kerja sama berkelanjutan. Potensi unggulan di bidang pertanian, perkebunan, perdagangan, pariwisata, hingga usaha mikro dapat saling melengkapi. Hal ini membuka ruang investasi baru dan memperluas pasar bagi produk lokal.
Sengkon menilai koordinasi yang erat juga mempercepat pelaksanaan program strategis.
“Kerja sama yang baik akan membantu percepatan pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus menguatkan sektor ekonomi daerah. Sinergi yang kuat menciptakan pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan,” katanya.
Keberhasilan kolaborasi, lanjutnya, tidak hanya bergantung pada pemerintah daerah. DPRD, pelaku usaha, dan masyarakat juga memiliki peran penting menjaga komitmen bersama agar setiap daerah berkembang tanpa mengabaikan potensi lokal.
Ia optimistis penguatan kerja sama antardaerah akan meningkatkan daya saing Kalteng menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
“Jika kolaborasi terus berkembang, peluang pertumbuhan ekonomi akan semakin luas. Sekaligus memperkuat posisi daerah dalam menarik investasi dan menciptakan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sengkon. (Ark)

