Hilirisasi Industri Tingkatkan Nilai Tambah Ekonomi

Hilirisasi Industri Tingkatkan Nilai Tambah Ekonomi
Bambang Irawan

PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Bambang Irawan, menilai potensi sumber daya alam yang melimpah di daerah ini perlu dioptimalkan melalui pengembangan industri pengolahan atau hilirisasi agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih besar oleh masyarakat.

Menurutnya, pengembangan industri hilir berbasis sumber daya alam harus menjadi perhatian bersama. Dengan adanya kawasan industri pengolahan, berbagai komoditas unggulan tidak lagi dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, melainkan diolah terlebih dahulu sehingga memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dan memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah.

Ia menjelaskan, hingga saat ini sejumlah komoditas dari sektor perkebunan, kehutanan, maupun pertambangan masih banyak dikirim ke luar daerah tanpa melalui proses pengolahan yang memadai.

Kondisi tersebut menyebabkan potensi keuntungan yang seharusnya dapat dinikmati daerah justru lebih banyak diperoleh pihak yang melakukan pengolahan lanjutan.

Bambang menilai keberadaan industri hilir akan meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang investasi baru. Selain itu, berkembangnya sektor industri pengolahan diyakini dapat memperkuat struktur ekonomi daerah melalui tumbuhnya berbagai sektor pendukung.

“Dewan sangat mendorong pengembangan hilirisasi industri. Program ini akan menciptakan efek berganda yang luas. Tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor industri, tetapi juga membuka peluang usaha baru, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan,” katanya, Selasa (16/6/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan program hilirisasi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama dalam penyediaan infrastruktur dasar yang memadai. Ketersediaan akses jalan, jaringan listrik, pelabuhan, hingga kepastian regulasi menjadi faktor penting untuk menarik minat investor menanamkan modal di Kalteng.

“Karena itu, kami mendorong pemerintah daerah untuk terus memperkuat kebijakan yang mendukung pengembangan industri pengolahan sehingga iklim investasi di Kalteng semakin kondusif,“ tandasnya. (Ark)

Tinggalkan Balasan