Genjot PAD Jangan Bergantung Dana Transfer

Genjot PAD Jangan Bergantung Dana Transfer
Bryan Iskandar

PALANGKA RAYA – Fraksi Partai NasDem DPRD Kalimantan Tengah menyoroti tingginya ketergantungan keuangan daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Kondisi ini dinilai perlu segera diantisipasi dengan langkah konkret untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.

“Meski realisasi PAD tahun 2025 menunjukkan capaian baik, namun struktur pendapatan daerah masih didominasi oleh pendapatan transfer,” kata Anggota DPRD Kalteng dari Fraksi Partai NasDem, Bryan Iskandar, Senin (6/7/2026).

Dikatakan, ketergantungan besar terhadap dana transfer membuat ruang fiskal daerah sangat dipengaruhi kebijakan pusat. Jika terjadi perubahan alokasi, pemerintah daerah akan kesulitan menjaga kesinambungan pembiayaan program pembangunan.

Untuk itu, Fraksi NasDem kata Bryan, mendorong Pemprov Kalteng segera menyusun road map peningkatan kemandirian fiskal secara bertahap. Strateginya antara lain melalui intensifikasi pajak daerah, digitalisasi retribusi, serta optimalisasi kinerja BUMD baik milik pusat maupun daerah.

Terlebih menurutnya, Kalteng memiliki potensi besar untuk meningkatkan penerimaan daerah jika sumber-sumber PAD dikelola lebih optimal.

“Kami mendorong bukan sekadar mengejar angka PAD, tetapi membangun sistem yang membuat daerah semakin mandiri dalam membiayai pembangunan. Potensi itu ada dan harus dimaksimalkan melalui perencanaan yang terarah,” jelasnya.

Ia menegaskan, penguatan kemandirian fiskal akan memberi keleluasaan bagi pemerintah daerah menjalankan program prioritas. Tanpa kemandirian ini, pelayanan publik dan pembangunan dikhawatirkan terhambat akibat dinamika kebijakan fiskal nasional.

“Fraksi Partai NasDem mendorong pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis, agar fondasi keuangan daerah semakin kokoh dan pembangunan di Kalteng berjalan berkelanjutan,” pungkas Bryan. (Ark)

Tinggalkan Balasan