Prirotaskan Jalan Kuala Kurun–Murung Raya
PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah, Yetro Midel Yoseph, meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalteng memprioritaskan penanganan Jalan Nasional Kuala Kurun–Murung Raya pada APBN 2027.
Ia menilai perbaikan ruas jalan itu mendesak agar tidak semakin mengganggu aktivitas masyarakat.
Yetro menyebut, hingga kini perbaikan di jalur tersebut belum terlihat signifikan. Padahal jalan itu jalur strategis penghubung wilayah utara Kalteng.
“Jalan ini penting untuk mobilitas warga, distribusi logistik, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Yetro, Rabu (1/7/2026).
Ia menyarankan, jika pengaspalan belum bisa dilakukan tahun depan karena keterbatasan anggaran, BPJN bisa mulai dengan pengerasan jalan. Langkah itu dinilai cukup membantu kenyamanan dan keselamatan sementara.
“Kalau belum bisa diaspal, minimal dikeraskan dulu. Sudah dua tahun belum ada perbaikan berarti,” tukasnya.
Menurut Yetro, kondisi jalan yang berlubang dan beberapa titik longsor membuat risiko kecelakaan naik dan waktu tempuh melambat. Hal itu juga menghambat arus barang sehingga ekonomi warga ikut terdampak.
Ia meminta ada komitmen semua pihak agar perbaikan tidak tambal sulam. “Belum selesai satu titik, muncul lagi kerusakan di titik lain. Ini soal komitmen, bukan cuma anggaran,” katanya.
Komisi IV DPRD Kalteng, lanjut Yetro, sudah membahas usulan ini sebagai persiapan pembahasan anggaran 2027. Ia berharap jalan Kuala Kurun–Murung Raya masuk daftar prioritas BPJN, baik pusat maupun daerah.
“Mudah-mudahan usulan ini dibahas dan ditindaklanjuti. Kami ingin perbaikan jalan benar-benar berkelanjutan, bukan berulang di titik yang sama,” pungkasnya. (Ark)

