Senat UPR Mulai Pemilihan Rektor 2026-2030, Empat Calon Perebutkan Dukungan 43 Anggota

Senat UPR Mulai Pemilihan Rektor 2026-2030, Empat Calon Perebutkan Dukungan 43 Anggota
ISTIMEWA

Palangka Raya – Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar pemilihan Rektor periode 2026–2030 putaran pertama pada Kamis (9/7/2026). Tahapan ini menjadi langkah awal untuk menentukan tiga kandidat yang akan melaju ke putaran berikutnya.

Sebanyak 43 anggota Senat Universitas Palangka Raya yang memiliki hak suara dijadwalkan memberikan pilihan mereka terhadap empat calon rektor yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.

Keempat kandidat tersebut ialah Dr. Thea Farina, S.H., M.Kn., Dekan Fakultas Hukum; Dr. Natalina Asi, M.A., Wakil Rektor I Bidang Akademik; Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik; serta Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd., M.Si., Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Sebelum memasuki tahap pemungutan suara, seluruh calon telah menyampaikan visi, misi, dan program kerja kepada sivitas akademika melalui rangkaian sosialisasi di sejumlah fakultas. Tahapan tersebut telah berakhir pada Rabu (8/7/2026).

Proses pemilihan rektor tahun ini sempat diwarnai keberatan dari salah satu bakal calon yang tidak lolos seleksi administrasi. Keberatan tersebut berkaitan dengan permintaan keterbukaan dokumen serta mekanisme seleksi yang dilakukan oleh Senat UPR.

Meski demikian, seluruh tahapan pemilihan tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Hasil pemungutan suara putaran pertama akan menentukan tiga calon dengan perolehan suara terbanyak untuk melanjutkan persaingan pada putaran kedua. Pada tahapan tersebut, Kementerian Pendidikan Tinggi, Riset, dan Sains (Kemdiktisaintek) akan ikut memberikan suara dengan porsi sebesar 35 persen, sementara sisanya berasal dari anggota Senat Universitas.

Pemilihan Rektor UPR periode 2026–2030 menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi terbesar di Kalimantan Tengah tersebut.

Sosok rektor terpilih nantinya akan memimpin arah kebijakan universitas selama lima tahun ke depan, mulai dari penguatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga peningkatan daya saing UPR di tingkat nasional maupun internasional. (Red*)

Tinggalkan Balasan