Pemkab Pulang Pisau Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Warga Antusias Saksikan Inggris Vs Prancis

Pemkab Pulang Pisau Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Warga Antusias Saksikan Inggris Vs Prancis
Suasana nonton bareng (nobar) pertandingan perebutan peringkat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 antara Inggris dan Prancis yang digelar Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau di depan Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP), Minggu (19/7/2026) subuh. (ist)

Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan perebutan peringkat ketiga Piala Dunia FIFA 2026 antara Inggris dan Prancis melalui agenda bertajuk Bola Gembira, Minggu (19/7/2026) subuh.

Kegiatan tersebut dipusatkan di kawasan depan Kantor Mal Pelayanan Publik (MPP) Pulang Pisau dengan memanfaatkan layar videotron sebagai media utama untuk menyaksikan jalannya pertandingan.

Ratusan warga tampak memadati lokasi nobar sejak sebelum pertandingan dimulai. Selain menjadi ajang menyaksikan laga sepak bola dunia, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul masyarakat sekaligus mendorong aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta mengatakan, kegiatan nobar menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat melalui olahraga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pelaku UMKM yang telah hadir memeriahkan kegiatan nonton bareng ini. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa,” ujar Jayadikarta.

Ia berharap partisipasi masyarakat akan semakin meningkat pada pertandingan final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina dan Spanyol.

“Semoga besok masyarakat Kabupaten Pulang Pisau dapat hadir lebih banyak lagi untuk bersama-sama menyaksikan pertandingan final perebutan gelar juara antara Argentina dan Spanyol,” katanya.

Pemkab Pulang Pisau berharap kegiatan nobar tersebut dapat menjadi sarana hiburan bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan melalui olahraga yang digemari berbagai kalangan. (red/as)

Tinggalkan Balasan