Pemda Buka Musda V PPNI Kapuas, Elvina Kembali Pimpin Periode 2026–2031

Pemda Buka Musda V PPNI Kapuas, Elvina Kembali Pimpin Periode 2026–2031
Foto bersama para peserta Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas di Aula Bapperida Kapuas, Kamis (12/2/2026). Foto: M. Rifai.

KUALA KAPUAS – Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kapuas digelar di Aula Bapperida Kapuas, Kamis (12/2/2026). Forum organisasi lima tahunan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus pemilihan kepengurusan baru dalam upaya memperkuat peran perawat mewujudkan Kapuas Bersinar (Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius).

Musda secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM) Kapuas, Budi Kurniawan, yang hadir mewakili Bupati Kapuas H.M. Wiyatno. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Agus Waluyo, anggota DPRD Kapuas, Ketua Dharma Wanita Persatuan Silvya Veronica Usis, serta jajaran pengurus dan anggota PPNI se-Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutannya, Budi Kurniawan menyampaikan apresiasi atas dedikasi para perawat yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Perawat memiliki peran yang sangat penting dalam sistem kesehatan daerah. Melalui Musda ini, kami berharap lahir kepengurusan yang solid, profesional, dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia tenaga kesehatan, termasuk mendorong penguatan kompetensi dan etika profesi di tengah perkembangan teknologi serta tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Musda V PPNI Kapuas tidak hanya menjadi ajang evaluasi program kerja, tetapi juga forum strategis merumuskan langkah organisasi lima tahun ke depan. Dari total 28 komisariat, sebanyak 24 komisariat hadir dan menyampaikan rencana kerja masing-masing sebagai bentuk komitmen bersama memperkuat kinerja organisasi.

Dalam forum tersebut, Elvina kembali terpilih sebagai Ketua DPD PPNI Kabupaten Kapuas untuk masa bakti 2026–2031. Ia menyampaikan komitmen untuk melanjutkan penguatan organisasi dan meningkatkan kompetensi perawat di seluruh wilayah, baik di Kota Kuala Kapuas maupun di kecamatan dan desa.

“Kami akan terus bersinergi dan membantu seluruh anggota agar semakin baik dalam berorganisasi serta meningkatkan kompetensi. Dengan kapasitas yang lebih kuat, pelayanan kepada masyarakat tentu bisa berjalan lebih optimal dan profesional,” tuturnya.

Elvina juga menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang dinilai telah berjalan kompak dan solid selama lima tahun terakhir. Pada periode baru ini, hanya akan dilakukan sedikit penyesuaian struktur karena adanya beberapa anggota yang pindah tugas.

Selain pembahasan program kerja, Musda juga menyoroti persoalan kesejahteraan tenaga perawat. PPNI Kapuas mengusulkan agar tenaga perawat berstatus perjanjian kerja paruh waktu, tenaga kerja sukarela (TKR), serta tenaga kontrak di puskesmas maupun rumah sakit dapat diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.

Sementara perawat yang telah berstatus PPPK diharapkan dapat diprioritaskan untuk diangkat menjadi CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Berdasarkan data yang dihimpun dari komisariat, terdapat 85 tenaga paruh waktu yang tersebar di seluruh wilayah Kapuas, 27 tenaga kerja sukarela, serta 18 tenaga kontrak di rumah sakit dan puskesmas. Data tersebut akan segera disampaikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kapuas untuk dipertimbangkan dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui Musda V ini, PPNI Kabupaten Kapuas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme perawat, serta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Kapuas. (Rif/fer)

Tinggalkan Balasan