Gelar Pelatihan Asesmen dan Logistik, Ketua PMI Tala: Langkah Nyata Perkuat SDM
PELAIHARI – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanah Laut (Tala) menggelar Pelatihan Asesmen dan Logistik pada Sabtu dan Minggu, 19-20 Juli 2025. Pelatihan berlangsung di Markas PMI Tala Jalan Hadji Boejasin Pelaihari.
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Forum Relawan PMI Tanah Laut yang berharap adanya peningkatan kapasitas sukarelawan di bidang manajemen logistik dan asesmen, dengan mempertimbangkan bahwa Bumi Tuntung Pandang merupakan salah satu wilayah rawan bencana.
Guna peningkatan anggotanya itu PMI Tala mendatangkan fasilitator dari Gudang PMI regional Kalimantan, PMI Provinsi Kalimantan Selatan, PMI Kota Banjarbaru, dan termasuk pula fasilitator dari PMI Tanah Laut yang tersertifikasi.
Sementara peserta pelatihan datang dari berbagai latar belakang, mulai dari relawan Tenaga Suka Rela (TSR), Korps Suka Rela (KSR) unit markas, KSR unit Perguruan Tinggi Politeknik Negeri Tanah Laut, dan staf PMI Tanah Laut.
Ketua PMI Tala Bidang Sarana Prasarana Nor Hidayat mengatakan pelatihan ini merupakan langkah nyata kita dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia PMI, khususnya dalam menghadapi tantangan penanganan bencana yang semakin kompleks dan dinamis.
“Asesmen atau kaji cepat kebutuhan, serta manajemen logistik yang efektif adalah dua pilar utama dalam respon kemanusiaan yang cepat, tepat dan terkoordinasi,” katanya.
Menurut Nor Hidayat dalam konteks wilayah kita yang rawan terhadap bencana seperti banjir, tanah longsor dan kebakaran hutan, kemampuan untuk melakukan asesmen yang akurat serta pengelolaan logistik yang efisien menjadi sangat krusial.
Tanpa data yang tepat dan sistem distribusi logistik yang tertata, respon kita bisa terlambat, dan dalam situasi darurat, keterlambatan bisa berakibat fatal,” tambahnya.
Akbar, salah seorang perwakilan relawan mengaku sangat bersyukur pengurus PMI Tanah Laut mau mewadahi inisiatif Forum Relawan untuk menggelar pengembangan kapasitas relawan, khususnya perihal manajemen logistik dan asesmen yang pasti sanat bermanfaat.
“Karena sebagai relawan kami merasakan sendiri kalau kami masih memerlukan pendalaman terkait distribusi logistik dan asesmen, supaya bantuan yang disalurkan oleh PMI juga efektif dan efisien, tepat sasaran, dan tidak terjadi pemborosan,” ucap Akbar.
Pelatihan Asesmen dan Logistik PMI Tanah Laut juga mendapat sambutan positif dari relawan, mengingat isu ini cukup penting jika berkaca pada pengalaman relawan dalam menghadapi situasi bencana, terlebih relawan merupakan pihak yang berhadapan langsung dengan masyarakat. (red)

