Bakti Sosial Operasi Katarak di Kapuas, 100 Mata Mendapat Penanganan Gratis
KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas kembali menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Bakti Sosial Operasi Katarak Massal Tahun 2025 yang digelar di Klinik Mata Vision Center Kuala Kapuas, Sabtu (15/11/2025).
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kapuas Dodo, mewakili Bupati Kapuas H. M. Wiyatno, dan menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memberikan layanan kesehatan mata yang merata dan terjangkau.
Sejak pagi, peserta dari berbagai wilayah tampak memadati lokasi kegiatan. Kolaborasi antara Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKKMK UGM, SPBK PERDAMI Yogyakarta, Klinik Vision Center, serta PT Erela, menghadirkan tim medis lengkap mulai dari dokter junior, dokter senior, hingga dokter spesialis mata dari Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dodo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam memperluas akses kesehatan masyarakat.
“Operasi katarak ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan akses dan biaya. Hari ini ada 100 mata yang ditangani, dan ini menjadi wujud nyata komitmen kita dalam mendukung kesehatan warga Kapuas,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa luasnya wilayah Kapuas dengan 17 kecamatan, 214 desa, dan 17 kelurahan menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan layanan kesehatan. Karena itu, kegiatan bakti sosial seperti ini sangat diharapkan dapat terus berlanjut di tahun berikutnya.
Sementara itu, Kepala Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKKMK UGM, dr. Muh. Bayu Sasongko, menjelaskan bahwa katarak merupakan kondisi degeneratif yang umum terjadi seiring bertambahnya usia, dan hingga saat ini hanya dapat ditangani melalui tindakan operasi.
“Tidak ada obat yang bisa menghilangkan katarak. Satu-satunya penanganan adalah operasi. Karena itu pemeriksaan dan screening dini sangat penting,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilakukan UGM bersama pemerintah daerah, mitra industri, serta tenaga medis dari berbagai daerah sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Dari pihak industri, Presiden Direktur PT Erela, Dra. Lily Radite Handojo, menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses kesehatan yang lebih baik.
“Kami berharap masyarakat Kapuas dapat kembali melihat dengan jelas dan menjalani kehidupan dengan lebih produktif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan kami dalam mengurangi angka kebutaan akibat katarak,” tuturnya.
Bakti sosial operasi katarak di Kapuas ini sekaligus menjadi pelaksanaan kedua kalinya dan kembali mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak warga yang mendapat manfaat layanan kesehatan mata.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan masyarakat yang telah menjalani operasi dapat kembali beraktivitas normal, memperoleh penglihatan yang lebih baik, dan merasakan peningkatan kualitas hidup secara nyata. (Rif/fer)

