Dari Saf Salat Subuh, Kapolres Barsel Merajut Kedekatan Lewat Sedekah Al-Qur’an
Buntok – Sebelum matahari terbit, masjid menjadi ruang perjumpaan antara polisi dan masyarakat di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Di sela ibadah Salat Subuh berjemaah, ada pesan sederhana yang ingin dibangun: menjaga keamanan tak cukup hanya dengan patroli, tetapi juga perlu kedekatan dan kepercayaan.
Pesan itu terlihat dalam kegiatan Safari Salat Subuh yang digelar Polres Barito Selatan, Sabtu, 7 November. Kapolres Barito Selatan Ajun Komisaris Besar Eko Mardianto bersama sejumlah pejabat utama kepolisian mengikuti salat berjemaah di Masjid Al-Munawwarah, Jalan Merdeka Raya, Buntok.
Kegiatan tersebut tidak berhenti setelah salam diucapkan. Eko turut menyerahkan 10 Al-Qur’an untuk masjid sebagai bagian dari program Sedekah Subuh 1.000 Al-Qur’an. Program ini menjadi salah satu upaya Polres Barsel untuk menghadirkan kepedulian melalui kegiatan keagamaan.
Bagi Eko, bertemu masyarakat di masjid merupakan kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka. Kepolisian bisa mendengar langsung persoalan yang dihadapi warga, termasuk keresahan terkait keamanan dan ketertiban lingkungan.
“Alhamdulillah, kami bisa melakukan berbagai program bersama masyarakat. Salah satunya Safari Salat Subuh berjemaah di masjid-masjid. Kami ingin terus membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat, sekaligus mendengarkan aspirasi, terutama mengenai kamtibmas, untuk mencari solusi bersama,” kata Eko.
Dalam pertemuan itu, Eko juga mengingatkan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengajak warga tidak menutup mata terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Jika menemukan gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center 110.
Pendekatan yang dibangun melalui Safari Subuh ini menunjukkan bahwa hubungan polisi dan masyarakat tidak selalu harus dimulai dari persoalan hukum atau peristiwa kriminal. Percakapan sederhana setelah ibadah, saling mengenal, hingga mendengar keluhan warga juga menjadi bagian penting dalam membangun rasa aman.
Kegiatan serupa dilaksanakan personel Polres Barsel bersama jajaran Polsek di wilayah Kabupaten Barito Selatan. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya memperkuat kehadiran di tengah kehidupan masyarakat.
Eko berharap pertemuan di masjid-masjid itu tidak sekadar menjadi agenda rutin, melainkan tumbuh menjadi jembatan kepercayaan antara polisi dan warga.
“Harapan kami, melalui kegiatan Salat Subuh Keliling ini, hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri semakin meningkat, serta tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif,” ujarnya.
Pada akhirnya, menjaga keamanan bukan hanya soal memastikan tidak ada gangguan. Ada hubungan antarmanusia yang perlu dirawat di dalamnya. Melalui saf-saf salat dan sedekah Al-Qur’an, Polres Barsel berupaya membangun hubungan itu, satu pertemuan pada setiap waktu subuh. (red/fr)

