Edukasi Narkoba Perlu Peran Aktif Masyarakat
PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah, Riska Agustin menilai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di berbagai daerah sudah dilakukan secara masif. Namun kasus penyalahgunaan masih terus terjadi.
“Kalau kita melihat di lapangan, edukasi dan sosialisasi sebenarnya sudah sangat masif dilakukan. Aparat mulai dari Polda, Polres, BNN sampai pemerintah daerah terus turun memberikan penyuluhan, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat. Artinya, upaya pencegahan itu sudah berjalan dan harus terus dipertahankan,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Menurut Riska, persoalan narkoba bukan lagi hanya terjadi di kota besar. Hampir seluruh wilayah Kalteng, termasuk daerah pelosok pedalaman, memiliki potensi menjadi sasaran peredaran barang terlarang. Karena itu kewaspadaan masyarakat tidak boleh menurun.
Ia menilai penyuluhan yang dilakukan mulai dari lingkungan sekolah hingga tingkat desa merupakan langkah penting untuk membangun pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai bahaya narkoba.
Edukasi berkelanjutan diharapkan mampu menekan munculnya pengguna baru sekaligus mempersempit ruang gerak jaringan pengedar.
“Persoalan narkoba sekarang tidak terpaku pada satu atau dua daerah saja. Hampir semua wilayah memiliki tantangan yang sama. Karena itu saya berharap seluruh pihak ikut berperan, jangan hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Pencegahan akan jauh lebih efektif kalau masyarakat juga peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” tegas legislator tersebut.
DPRD Kalteng lanjutnya, mendukung penuh langkah aparat dalam memberantas peredaran narkoba. Ia juga mendorong agar program edukasi terus diperluas hingga ke pelosok daerah.
Riska mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.
“Kolaborasi antara aparat, pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci agar upaya pencegahan berjalan lebih efektif dan mampu melindungi generasi muda dari ancaman narkoba,” pungkasnya. (Ark)

