Maknai 1 Muharram 1448 Hijriah dengan Aksi Nyata

Maknai 1 Muharram 1448 Hijriah dengan Aksi Nyata
Faridawaty Darland Atjeh

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum refleksi diri dan memperkuat komitmen untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Menurutnya, semangat hijrah yang menjadi makna utama Tahun Baru Islam tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan pembangunan yang dihadapi bangsa saat ini.

“Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender Hijriah, tetapi menjadi momentum untuk melakukan perubahan positif dalam kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Faridawaty, Rabu (17/6/2026).

Ketua DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah itu menilai nilai-nilai hijrah mengajarkan keberanian untuk berubah menjadi lebih baik, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan optimisme dalam menghadapi dinamika kehidupan.

Ia mengatakan, semangat hijrah harus dimaknai sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas diri dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan sekitar. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat dan semangat gotong royong.

Faridawaty menegaskan masyarakat Kalimantan Tengah memiliki modal sosial yang kuat melalui budaya Huma Betang yang menjunjung tinggi kebersamaan, toleransi, dan kehidupan harmonis dalam keberagaman. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan ajaran Islam yang mengedepankan persaudaraan dan kemaslahatan bersama.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dan kepedulian sosial guna menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Semangat gotong royong dan persaudaraan, kata dia, menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mempercepat pembangunan daerah.

Selain itu, Faridawaty mendorong generasi muda menjadikan semangat hijrah sebagai motivasi untuk meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan diri menghadapi perkembangan zaman yang semakin dinamis.

“Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diharapkan menjadi momentum lahirnya energi baru untuk memperkuat kepedulian sosial serta meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah maupun nasional. Semangat hijrah harus diwujudkan dalam tindakan yang membawa manfaat bagi sesama dan lingkungan sekitar,” pungkasnya. (Ark)

Tinggalkan Balasan