Apresiasi Kinerja Positif Bank Kalteng

Apresiasi Kinerja Positif Bank Kalteng
Humas DPRD Kalteng. Tampak bersama Dirut Bank Kalteng Maslipansyah dan anggota DPRD Kalteng lainnya. Foto Ist

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Yohannes Freddy Ering menegaskan Bank Kalteng sebagai “bank uluh itah” memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Hal ini sudah kami sampaikan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kalteng bersama Pemprov dan Direksi Bank Kalteng beberapa waktu lalu,” kata Freddy, Minggu (28/6/2026).

Dikatakan, sebagai bank uluh itah, perkembangan Bank Kalteng harus menjadi perhatian DPRD.

“Sejauh ini kami bersyukur Bank Kalteng sudah on the track, baik dari aspek pelayanan, pengembangan jaringan, maupun kesehatan bank,” ujar Freddy.

Ia menambahkan, Bank Kalteng kini telah memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dengan masuk kategori BUKU II. Bank daerah itu juga memiliki modal Rp3,7 triliun.

“Kondisi ini penting karena menunjukkan kemampuan Bank Kalteng memperkuat permodalan sekaligus menghindari potensi degradasi status usaha,” jelasnya.

Terkait Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Freddy menyebut pemegang saham menyepakati pembagian dividen 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp368,5 miliar.

Sisa 50 persen lainnya dialokasikan sebagai cadangan untuk memperkuat struktur permodalan bank.

“Kami di Komisi I memahami keputusan tersebut. Ini mempertimbangkan kondisi perekonomian nasional yang juga memengaruhi kapasitas fiskal Pemda sebagai pemegang saham,” pungkasnya. (Ark)

Tinggalkan Balasan