Investor Utamakan Kesejahteraan Masyarakat

Investor Utamakan Kesejahteraan Masyarakat
Purdiono

PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono menegaskan, aktivitas investasi dan pengelolaan sumber daya alam di daerah harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar, tidak semata berorientasi pada keuntungan perusahaan.

Anggota Komisi I DPRD Kalteng ini menekankan, bahwa setiap investor yang beroperasi di daerah memiliki kewajiban menjalankan program corporate social responsibility (CSR) sesuai ketentuan yang berlaku.

“Masalah CSR sudah ada aturannya. Itu menjadi kewajiban ketika investor masuk ke wilayah. Kita berharap pengelolaan sumber daya alam di daerah berjalan linier dengan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, kemarin.

Menurutnya, tujuan pembangunan daerah bukan hanya menghadirkan investasi, tetapi juga memastikan masyarakat ikut merasakan manfaat dari aktivitas ekonomi tersebut. Karena itu, pemberdayaan masyarakat harus menjadi prioritas dalam pelaksanaan CSR, baik di sektor pertambangan maupun sektor lainnya.

Purdiono menjelaskan, berbagai masukan terkait lemahnya implementasi CSR di lapangan mengemuka dalam diskusi bersama akademisi, tokoh masyarakat, dan perangkat daerah.

“Kita mendukung adanya penguatan implementasi CSR. Tadi ada tokoh masyarakat dari Barito Selatan, Kapuas, serta akademisi yang turut memberikan masukan. Ini menjadi pengayaan bagi DPRD untuk kembali disampaikan kepada masyarakat maupun pemerintah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya penajaman regulasi serta penerapan sanksi bagi perusahaan yang tidak menjalankan kewajiban CSR sesuai aturan.

Dikatakan, hasil kajian akademisi dapat menjadi referensi penting dalam penyempurnaan regulasi daerah agar pelaksanaan CSR benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Hubungan DPRD dengan akademisi sangat penting, karena dalam penyusunan perda juga membutuhkan naskah akademik. Intinya, ini bukan untuk menyalahkan kebijakan pemerintah, tetapi memberikan masukan demi kesejahteraan masyarakat. Kalau masyarakat tidak sejahtera, maka pembangunan menjadi sia-sia,” pungkasnya. (*/Ark)

Tinggalkan Balasan