Generasi Muda Jaga Identitas Budaya Daerah
PALANGKA RAYA – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 telah usai digelar dengan meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat Kalimantan Tengah.
Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah, Riska Agustin menilai, FBIM memiliki makna strategis sebagai sarana memperkuat kebersamaan lintas suku dan generasi di Bumi Tambun Bungai.
Menurutnya, budaya merupakan identitas masyarakat Kalimantan Tengah yang harus terus dijaga dan dilestarikan, terutama oleh generasi muda sebagai penerus daerah di masa depan.
“Budaya adalah identitas masyarakat Kalteng. Generasi muda harus ikut menjaga dan melestarikannya agar tidak tergerus arus modernisasi,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyaksikan dan memeriahkan festival budaya tahunan tersebut. Kondisi itu dinilai menjadi bukti bahwa kecintaan masyarakat terhadap adat dan tradisi daerah masih tetap terpelihara.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, FBIM juga dinilai mampu memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
Riska berharap momentum pelaksanaan FBIM 2026 yang bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah dapat menjadi semangat bersama dalam membangun daerah tanpa meninggalkan nilai budaya dan kearifan lokal.
Ia menambahkan, pelestarian budaya daerah perlu terus didukung melalui berbagai kegiatan seni dan budaya yang melibatkan generasi muda secara aktif.
Dengan demikian, budaya lokal tidak hanya menjadi warisan, tetapi juga mampu berkembang dan tetap relevan di tengah perkembangan zaman. (*/Ark)

