Aplikasi E-Pahari Perlu Dibenahi
PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah Purdiono menilai, kehadiran aplikasi E-Pahari yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Kalteng telah memberikan kemudahan signifikan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak daerah.
Menurutnya, digitalisasi layanan ini menjadi langkah maju dalam meningkatkan efisiensi dan kenyamanan publik.
Ia mengungkapkan, secara pribadi dirinya masih dapat menggunakan aplikasi tersebut tanpa kendala berarti. Bahkan, kemudahan yang ditawarkan dinilai jauh lebih praktis dibandingkan metode konvensional yang mengharuskan wajib pajak datang langsung ke kantor Samsat maupun layanan Samsat keliling.
“Kemarin saya baru saja masih bisa membayar melalui E-Pahari, malah lebih mudah karena tidak perlu mendatangi kantor Samsat maupun Samsat keliling,” kata Purdiono, kemarin.
Meski demikian, ia tidak menampik adanya keluhan dari sebagian masyarakat yang mengalami kendala saat menggunakan aplikasi tersebut. Menurutnya, persoalan teknis seperti gangguan sinyal internet menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kelancaran transaksi digital.
“Jika ada kelemahan, mungkin itu aplikasi lewat handphone bisa saja akibat sinyal maupun sistem yang kurang sempurna karena baru saja diluncurkan,” katanya.
Selebihnya Purdiono mendorong Badan Pendapatan Asli Daerah (Bapenda) Kalteng untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap aplikasi E-Pahari. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan digital agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan.
“Sekarang sudah dilakukan pembayaran dengan mudah, jauh lebih gampang. Tidak ada lagi face to face, dalam artian tidak perlu transport atau mendatangi kantor Samsat maupun Samsat keliling, hanya dari tempat duduk sudah bisa,” ungkapnya.
Purdiono berharap ke depan aplikasi ini dapat terus dioptimalkan sehingga masyarakat di daerah terpencil sekalipun tetap dapat mengakses layanan pembayaran pajak dengan mudah. (*/Ark)

