Pembangunan Rindam Strategis bagi Pertahanan dan SDM
PALANGKA RAYA – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah, Riska Agustin, menyambut positif rencana pembangunan Markas Komando Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) di wilayah Kalteng.
Menurutnya, kehadiran pusat pendidikan militer tersebut akan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sistem pertahanan sekaligus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal.
Terlebih selama ini calon prajurit asal Kalteng harus mengikuti tahapan pendidikan dasar militer di luar daerah, sehingga memerlukan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Dengan adanya Rindam di daerah sendiri, proses pendidikan dinilai akan lebih efektif dan efisien.
“Dengan adanya Rindam di Kalteng, akses bagi generasi muda yang ingin mengabdi melalui TNI akan semakin terbuka dan dekat dengan keluarga serta lingkungan sosialnya,” ujarnya, kemarin
Ia menambahkan, keberadaan Rindam juga dapat mempercepat proses pembinaan dan pembentukan karakter prajurit yang memahami kondisi geografis dan sosial budaya daerah.
Hal ini dinilai penting, mengingat Kalteng memiliki wilayah yang luas dan memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain aspek pertahanan, Riska menyoroti potensi dampak ekonomi yang dapat timbul dari pembangunan fasilitas tersebut.
Kehadiran pusat pendidikan militer yang menampung banyak personel dan tenaga pendukung diperkirakan akan mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah, jasa transportasi, hingga perdagangan di sekitar kawasan.
“Efek bergandanya akan dirasakan masyarakat. Mulai dari kebutuhan logistik, tempat tinggal, hingga layanan penunjang lainnya,” katanya.
DPRD Kalteng imbuh Riska, siap memberikan dukungan dari sisi kebijakan dan pengawasan agar seluruh proses pembangunan berjalan sesuai regulasi.
“Pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta jajaran Kodam XII/Tanjungpura, agar tahapan perencanaan hingga pelaksanaan dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel,” pungkasnya. (*/Ark)

