Tangani Dampak Kabut Asap, Masker dan Susu, Dibagikan Pemko Palangka Raya
PALANGKA, RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya semakin gencar menangani dampak kabut asap. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Pemko membagikan 5.000 masker dan susu kepada pengendara dan masyarakat di depan Gedung Sangkuwong, Jalan Diponegoro, Rabu (7/10/2026) pagi.
Sebelumnya, kegiatan serupa juga dilakukan pada Senin (5/10/2026) di depan Rumah Jabatan Wali Kota Palangka Raya dengan membagikan 1.000 paket.
Kepala Dinkes Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pembagian tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Palangka Raya sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesehatan warga di tengah kondisi kabut asap.
“Pagi hari ini sesuai jadwal kami, kami akan membagikan 5.000 masker, kemudian susu juga,” kata Riduan.
Ia menyebut pembagian masker dan susu tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Dinkes akan kembali menjadwalkan pembagian pada pekan berikutnya dengan lokasi yang berpindah menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kita upayakan, kita akan bagi beberapa waktu ke depan. Kita jadwalkan lagi, mungkin tempatnya akan berpindah di lokasi lain,” ujarnya.
Menurut Riduan, Pemko belum dapat memastikan jumlah titik pembagian dalam satu bulan. Namun selama kondisi kabut asap masih membutuhkan penanganan dan stok tersedia, pembagian akan terus dilakukan secara berkala.
“Nanti kita lihat di lapangan. Insyaallah Pemko memperhatikan warganya. Makanya Dinkes akan membagikan rutin masker dan susu yang telah disiapkan,” katanya.
Untuk kegiatan kali ini, seluruh 5.000 masker dan paket susu dibagikan di kawasan depan Gedung Sangkuwong kepada masyarakat yang melintas.
Riduan menjelaskan, susu yang dibagikan berfungsi sebagai suplemen untuk membantu menjaga kondisi tubuh masyarakat di tengah paparan kabut asap.
“Fungsi yang utama meningkatkan daya tahan tubuh. Yang kedua memperbaiki sirkulasi paru,” jelasnya.
Terkait kondisi kesehatan warga, Riduan menyebut kasus ISPA pada hari sebelumnya tercatat 81 kasus di seluruh Kota Palangka Raya. Ia menilai angka tersebut belum menunjukkan peningkatan signifikan.
Di tengah kondisi kabut asap, Dinkes juga mengimbau masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan untuk segera mendapatkan pelayanan medis. Khusus warga yang mengalami mata merah, gatal atau gangguan pada mata, disarankan mendatangi fasilitas kesehatan.
“Bagi warga kita yang mengalami sakit mata, mata merah, gatal, upayakan datang ke fasilitas kesehatan yang ada. Insyaallah di sana akan dilayani,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika harus beraktivitas di luar, warga diminta menggunakan masker.
“Kalau keluar rumah memakai masker. Kalau batuk pilek, sesegera mungkin berobat ke puskesmas,” imbaunya.
Dinkes Kota Palangka Raya juga telah menyiapkan ruang oksigen yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan. (Ark).

