Saat Kemarau Melanda, Polisi Antar 20 Ribu Liter Air untuk Warga Sarimbuah
Air bersih diangkut menggunakan satu unit truk tangki milik PT Riung. Sebanyak 20 ribu liter air tersebut disalurkan kepada sekitar 360 warga. Sebagian air juga digunakan untuk mengisi tandon Pamsimas Desa Sarimbuah sebagai persediaan bagi masyarakat.
Kapolres Barito Selatan AKBP Eko Mardianto mengatakan pendistribusian air merupakan bagian dari upaya membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
“Hari ini kami mendistribusikan air di wilayah Gunung Bintang Awai, di Desa Sarimbuah. Ada sebanyak 20.000 liter yang didistribusikan,” kata Eko.
Selain membagikan air, personel kepolisian juga membagikan masker dan melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga. Petugas mendatangi sejumlah warga secara langsung, sementara sebagian masyarakat berkumpul di lokasi penyaluran untuk mendapatkan air.
Kebutuhan warga tidak hanya untuk saat itu. Sejumlah warga meminta agar tandon air milik masyarakat juga diisi sehingga mereka memiliki cadangan untuk kebutuhan rumah tangga.
Menurut Eko, permintaan tersebut kemudian dipenuhi dengan mengisi tandon warga. Dengan begitu, masyarakat dapat mengambil air ketika persediaan di rumah mulai menipis.
“Dari pendistribusian air bersih, ada sekitar 360 masyarakat yang mendapatkan air bersih, termasuk juga mengisi tandon milik masyarakat setempat untuk stok air apabila diperlukan warga,” ujarnya.
Eko mengatakan penyaluran air bersih akan dilakukan secara bertahap ke sejumlah wilayah yang membutuhkan. Polres Barito Selatan akan menjangkau wilayah yang dapat diakses langsung, sedangkan distribusi di wilayah lainnya dilakukan melalui polsek.
“Kami terus melakukan pendistribusian air bersih untuk dapat membantu masyarakat. Kalau tempatnya terjangkau oleh Polres, kami lakukan. Kalau yang tidak terjangkau, Polsek setempat yang mendistribusikan sehingga bisa tersalurkan,” kata Eko.
Ia mengatakan masukan dari warga menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan wilayah yang akan mendapat bantuan air berikutnya.
Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama kemarau, terutama di wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air bersih. (red)

