Pemprov Kalteng Tegaskan Komitmen Perkuat Pendidikan Lewat Program Strategis 2026
Palangka Raya – Peluncuran berbagai program strategis sektor pendidikan di Provinsi Kalimantan Tengah menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat di Bumi Tambun Bungai.
Hal tersebut disampaikan Plt. Sekretaris Daerah Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, saat menyampaikan laporan dalam kegiatan launching program pendidikan yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (5/3/2025).
Menurut Leonard S. Ampung, kegiatan launching tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.
“Kegiatan launching pada hari ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus meningkatkan akses dan kualitas pendidikan di Bumi Tambun Bungai,” ujar Leonard S. Ampung.
Ia menjelaskan, kebijakan tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo, khususnya pada misi kedua yaitu peningkatan pendidikan untuk sumber daya manusia yang beretika melalui pendidikan inklusif sesuai dengan kaidah Belom Bahadat.
Selain itu, program tersebut juga selaras dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya pada poin yang menekankan penguatan pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan, dan kesehatan.
Leonard kemudian memaparkan bahwa dalam kegiatan tersebut terdapat beberapa program penting yang secara resmi diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Di antaranya adalah launching Program D1 Vokasi Pertanian Akademi Komunitas Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), yang menjadi salah satu upaya untuk menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan di bidang pertanian dan sektor produktif lainnya.
Selain itu, pemerintah juga meluncurkan program bantuan seragam sekolah bagi puluhan ribu pelajar di Kalimantan Tengah yang ditandai dengan penampilan fashion show siswa-siswi dari berbagai daerah dan penyerahan secara simbolis.
Leonard melaporkan bahwa total penerima bantuan seragam sekolah tersebut mencapai lebih dari 60 ribu siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, baik yang berada di daerah perkotaan maupun wilayah pedalaman.
Adapun jenis bantuan yang diberikan meliputi 34.735 stel seragam olahraga, 34.735 stel seragam Batik Huma Betang, 25.123 stel seragam putih abu-abu, serta 25.123 stel seragam Pramuka lengkap dengan 26.030 pasang sepatu.
Selain itu, bantuan juga dilengkapi dengan 25.123 topi sekolah, 25.123 dasi sekolah, serta 25.123 ikat pinggang untuk menunjang kebutuhan para pelajar. (Rzn/fer)

