Pemkab Barito Utara Perkuat Budaya Baca, Apresiasi Pegiat Literasi dan Luncurkan Mobil Perpustakaan Keliling
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Muhlis. Apresiasi diberikan kepada pelajar, pemustaka aktif, hingga masyarakat yang berkontribusi dalam pelestarian literasi dan naskah kuno daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa literasi bukan sekadar kemampuan membaca, melainkan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
“Literasi adalah kunci kemajuan daerah. Dari literasi akan lahir generasi yang kritis, kreatif, serta mampu bersaing di era global,” kata H. Shalahuddin.
Pada ajang Lomba Video Reels Konten Literasi, Cindy Adilla berhasil meraih juara pertama, disusul Faris Oktofelin di posisi kedua dan Ali Fahroni sebagai juara ketiga. Sementara posisi juara harapan diraih oleh Muhamat Suriya Dika Pratama dan Decha Deantaka.
Sedangkan pada Lomba Resensi Buku tingkat SMP sederajat se-Kabupaten Barito Utara, prestasi tertinggi diraih Gusti Haeckal Faeyza dari SMPN 2 Muara Teweh. Juara kedua diraih Atiqa Fairuz Izza Tunnisa dari SMPN 1 Muara Teweh, dan juara ketiga oleh Seldya dari SMPN 9 Muara Teweh.
Tak hanya itu, Pemkab Barito Utara juga memberikan penghargaan kepada pemustaka paling aktif dalam tiga kategori usia, mulai dari tingkat TK dan SD, SMP dan SMA, hingga kategori umum, berdasarkan intensitas peminjaman buku selama satu tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti keberhasilan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Barito Utara yang meraih peringkat kedua se-Kalimantan Tengah dalam pelestarian naskah kuno, sebuah capaian yang telah mendapatkan pengakuan dari Perpustakaan Nasional RI.
“Ini membuktikan bahwa kita serius membangun literasi masa depan tanpa melupakan akar sejarah dan budaya daerah,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian sejarah, sertifikat penghargaan juga diberikan kepada Drs. H. Ubaidillah Ahmad dan H. Afuw Anwar yang telah menghibahkan naskah kuno kepada pemerintah daerah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan satu unit mobil Toyota Hiace dari Anggota DPRD Barito Utara H. Nurul Anwar yang diberi nama MolTara (Mobil Literasi Barito Utara). Kendaraan ini akan difungsikan sebagai sarana antar-jemput pelajar menuju perpustakaan sekaligus mendekatkan layanan literasi ke masyarakat.
“MolTara diharapkan menjadi jembatan untuk meningkatkan minat baca dan memperluas akses pengetahuan bagi anak-anak dan masyarakat Barito Utara,” pungkas Bupati. (red)

