Lebih dari 60 Ribu Siswa Terima Seragam Gratis dari Pemprov Kalteng

Lebih dari 60 Ribu Siswa Terima Seragam Gratis dari Pemprov Kalteng
Pemprov Kalteng luncurkan program pendidikan 2026. Foto: Ist.

PALANGKA RAYA — Sebagai bentuk komitmen meningkatkan akses dan kualitas sumber daya manusia di Bumi Tambun Bungai. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan sejumlah program strategis sektor pendidikan tahun 2026, peluncuran program digelar di Aula Jayang Tingang, Kamis (5/3/2026).

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, menyampaikan kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memperluas layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

“Hal ini sejalan dengan visi-misi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur, khususnya pada misi peningkatan pendidikan untuk sumber daya manusia yang beretika melalui pendidikan inklusif sesuai kaidah Belom Bahadat,” ujarnya.

Sejumlah program strategis yang diluncurkan antara lain Program D1 Vokasi Pertanian Akademi Komunitas Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, bantuan seragam sekolah bagi siswa SMA/SMK/SKH, serta Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (PPDS Obgin) di Universitas Palangka Raya.

Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran (tengah).

Selain itu, dilakukan pula penandatanganan kesepakatan bersama dengan 36 perguruan tinggi negeri dan swasta terkait pengembangan serta pemberdayaan sumber daya manusia.

Leonard menjelaskan bantuan seragam sekolah akan diberikan kepada lebih dari 60 ribu siswa SMA/SMK/SKH di seluruh wilayah Kalteng, baik di perkotaan maupun pedalaman. Bantuan tersebut meliputi seragam olahraga, batik huma betang, seragam putih abu-abu, serta seragam pramuka lengkap dengan sepatu, topi, dasi, dan ikat pinggang.

Rincian perjenis seragam sebagai berikut: 34.735 Seragam Olah Raga, 34.735 Seragam Batik Huma Betang, 25.123 Seragam Putih Abu-abu dan 25.123 Seragam Pramuka lengkap dengan 26.030 pasang Sepatu.

Dilengkapi dengan: 25.123 pcs Topi Sekolah, 25.123 pcs Dasi Sekolah dan  25.123 pcs ikat pinggang sekolah.

Total Penerima mencapai 60 Ribu lebih siswa/i SMA/SMK/SKH Se Kalimantan Tengah baik yang berada di pedalaman hingga perkotaan dan untuk siswa yang betul-betul membutuhkan.

Di akhir kegiatan, pemerintah daerah juga menyerahkan sejumlah dukungan pendidikan lainnya seperti program sekolah gratis, simpanan pelajar, serta kuliah gratis bagi masyarakat kurang mampu. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari implementasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama. (da/fer)

Tinggalkan Balasan