Langkah Cepat Atasi Lonjakan Kriminalitas di Palangka Raya

Langkah Cepat Atasi Lonjakan Kriminalitas di Palangka Raya
Siti Nafsiah

PALANGKA RAYA –Meningkatnya kasus kriminalitas di Kota Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir menjadi sorotan lapangan anggota DPRD Kalimantan Tengah.

Berbagai kejadian, mulai dari pecah kaca mobil hingga perampokan minimarket, dinilai sebagai sinyal perlunya penanganan serius dan terstruktur dalam menjaga keamanan kota.

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, menegaskan bahwa lonjakan tindak kejahatan tidak bisa dilihat sebagai kasus yang terpisah.

Ia menilai, fenomena tersebut merupakan akumulasi dari berbagai faktor, seperti lemahnya pengawasan di ruang publik, belum optimalnya penegakan hukum, hingga tekanan sosial ekonomi di tengah masyarakat.

“Ini menjadi alarm bagi kita semua bahwa sistem keamanan kota perlu diperkuat secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Lebih lanjut Nafsiah menjelaskan, pendekatan penanganan kriminalitas harus bergeser dari sekadar responsif menjadi preventif. Upaya pencegahan dinilai lebih efektif dalam menekan angka kejahatan dibanding hanya bertindak setelah peristiwa terjadi.

“Penataan lingkungan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta edukasi menjadi bagian penting dalam mencegah potensi kriminalitas sejak dini,” jelasnya.

Ia juga mendorong Pemprov Kalteng bersama instansi terkait untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam sistem keamanan, seperti pemasangan CCTV di titik-titik rawan serta integrasi pengawasan berbasis digital yang dapat diakses secara cepat oleh aparat.

Selain itu, aspek pendukung seperti penerangan jalan umum dan pengelolaan parkir yang tertib disebutnya harus menjadi perhatian, karena kerap menjadi celah terjadinya tindak kejahatan.

Di sisi lain, keterlibatan masyarakat melalui siskamling dinilai tetap relevan dan perlu dihidupkan kembali sebagai bagian dari pengawasan berbasis komunitas. Kolaborasi antara masyarakat, kepolisian, dan Satpol PP diharapkan mampu menciptakan sistem keamanan yang lebih solid.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara aparat dan masyarakat harus diperkuat agar pengawasan di lapangan lebih efektif,” tegasnya.

Nafsiah menambahkan, peningkatan intensitas patroli terpadu serta kecepatan respons terhadap laporan masyarakat menjadi langkah konkret yang perlu dioptimalkan dalam waktu dekat.

“Dengan kerja sama yang kuat dan langkah yang tepat, kami yakin situasi keamanan di Palangka Raya bisa kembali kondusif, sehingga masyarakat merasa lebih aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” pungkasnya. (*/Ark)

 

Tinggalkan Balasan