Kesetaraan Gender Kunci Optimalisasi SDM Kalteng

Kesetaraan Gender Kunci Optimalisasi SDM Kalteng
Nyelong I Simon

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Nyelong I Simon, menegaskan bahwa perjuangan atas hak-hak perempuan dan kesetaraan gender bukan sekadar isu keadilan sosial, melainkan strategi krusial dalam mengoptimalkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalteng.

​Oleh karena itu kata ​Nyelong, ia mendorong pemerintah daerah dan sektor swasta untuk membangun ekosistem kerja yang inklusif dan bebas diskriminasi. Ia menekankan agar perempuan diberikan kesempatan yang setara untuk menduduki posisi strategis (top lead).

​”Tidak boleh ada sekat yang membatasi akses perempuan menuju posisi manajemen puncak. Partisipasi aktif perempuan di level pengambilan keputusan akan memberikan kontribusi signifikan bagi percepatan pembangunan ekonomi di Kalteng,” tegasnya, Selasa (3/2/2026).

​Selaku Ketua Umum Lembaga Perempuan Dayak Nasional (LPDN) , Nyelong I Simon mengaku membawa misi besar untuk mengangkat harkat dan martabat perempuan lokal melalui tiga pilar utama:

​Kemandirian ekonomi, mendorong pemberdayaan finansial agar perempuan memiliki posisi tawar yang kuat, sekaligus meminimalisir risiko kekerasan dalam rumah tangga.

​Peningkatan kualitas SDM, memperjuangkan program pelatihan keterampilan khusus guna mencetak perempuan-perempuan yang kompetitif secara profesional.

Kemudian ​integrasi budaya , yakni menjaga harmoni antara peran perempuan di era modern dengan tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal Dayak.

​Selain fokus pada pemberdayaan, Nyelong secara aktif berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) untuk mengawal isu-isu krusial di lapangan, di antaranya:

​Pencegahan kekerasan dan eksploitasi, memberikan edukasi masif kepada masyarakat guna memastikan perempuan terlindungi dari segala bentuk praktik eksploitasi.

​Penanganan perkawinan anak, berupaya memutus rantai perkawinan usia dini guna memastikan anak perempuan di Kalimantan Tengah mendapatkan hak pendidikan yang layak demi masa depan yang lebih baik.

“​Melalui langkah-langkah strategis ini, diharapkan Kalteng dapat menjadi provinsi yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga unggul dalam kualitas hidup dan kesetaraan bagi seluruh masyarakatnya,” pungkasnya. (*/Ark)

Tinggalkan Balasan