Kasus Penyegelan GRIB Jaya di PT BAP Ditingkatkan ke Penyidikan

Kasus Penyegelan GRIB Jaya di PT BAP Ditingkatkan ke Penyidikan
Kapolda Kalteng Irjen. Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si, menjelaskan peningkatan status penyidikan terhadap penyegelan oleh ormas GRIB Jaya Kalteng di area gudang bongkar karet mentah PT. Bumi Asri Pasaman (BAP). Foto: Ist.

Palangka Raya – Kasus penyegelan oleh ormas GRIB Jaya Kalteng pada 26 April 2025 sekitar pukul 13.00 WIB di area gudang bongkar karet mentah PT. Bumi Asri Pasaman (BAP) yang terletak di Jalan Buntok-Baru, Desa Danau Sadar, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan telah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Tidak lama lagi pihak kepolisian akan melakukan gelar perkara untuk menentukan tersangka dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, Penyidik Direskrimum Polda Kalteng telah melakukan proses penyelidikan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/6/V/2025/SPKT/POLRES BARITO SELATAN/POLDA KALIMANTAN TENGAH, tanggal 3 Mei 2025.

Dan Laporan Polisi Nomor: LP/B/8/V/2025/SPKT/POLRES BARITO SELATAN/POLDA KALIMANTAN TENGAH, tanggal 3 Mei 2025. Selajutnya Penyidik melakukan gelar perkara dan saat ini penyidik telah meningkatkan proses penyelidikan menjadi proses penyidikan.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Kapolda Kalteng) Irjen. Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si, mengatakan, pada hari Rabu (14/5/2025) telah dijadwalkan untuk melakukan pemanggilan terhadap para pengurus GRIB Jaya Kalteng berinisial R, YR, EM, dan YES untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tentunya Polri dalam hal ini Polda Kalteng berkomitmen untuk melakukan penindakan terhadap siapuan yang melakukan tindak pidana,” kata Kapolda kepada para wartawan di halaman mapolda setempat, Selasa (13/5/2025) sore.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak takut melapor jika menjadi korban atau mengetahui adanya tindakan premanisme. Dirinya memastikan, akan memproses segala aksi premanisme secara tegas dan tuntas.

“Polri terus berkomitmen untuk hadir dan melindungi setiap warga negara dan tidak ada ruang untuk aksi premanisme,” tegasnya. (fer)

Tinggalkan Balasan