Harga Cabai Naik, Perkuat Pengendalian Pasokan

Harga Cabai Naik, Perkuat Pengendalian Pasokan
Siti Nafsiah

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Siti Nafsiah, turut menanggapi kenaikan harga cabai yang terjadi beberapa waktu terakhir.

Menurut Siti, lonjakan harga tersebut perlu menjadi perhatian bersama agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih luas, terutama menyangkut ketersediaan dan stabilitas bahan pokok di pasaran.

Terlebih cabai merupakan salah satu komoditas yang sensitif terhadap perubahan harga.

Apalagi setiap kenaikan yang cukup signifikan berpotensi memengaruhi pengeluaran rumah tangga. Khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang sebagian besar pendapatannya dialokasikan untuk kebutuhan pangan.

“Kita melihat beberapa waktu lalu harga cabai mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Kami berharap agar kenaikan harga tidak terjadi pada bahan pokok lainnya,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

Siti mengingatkan, pemerintah daerah perlu melakukan langkah antisipatif secara cepat dan terukur agar kenaikan harga tidak menjalar ke komoditas lain seperti beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya.

Stabilitas harga katanya, merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat.

Siti juga mendorong adanya pengawasan distribusi serta pemantauan stok di tingkat distributor maupun pasar tradisional. Dengan pengendalian yang baik, potensi lonjakan harga akibat gangguan pasokan atau faktor musiman dapat diminimalkan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan instansi teknis dan pelaku usaha, untuk memastikan ketersediaan cabai tetap aman.

Upaya tersebut dinilai sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Oleh karena itu, kami berharap pemerintah daerah dapat melakukan berbagai upaya antisipasi secara proaktif, agar harga tidak terlampau tinggi dan memberatkan masyarakat,” pungkasnya. (*/Ark)

Tinggalkan Balasan