Dukungan Gubernur Kalteng Dorong Kejurnas Offroad 2026, Jadi Momentum Bangkitkan Otomotif Daerah
Palangka Raya – Ketua Pengcab IOF Kota Palangka Raya, Sigit Wido, menyampaikan apresiasi atas dukungan Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, terhadap pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Adventure Offroad Non Winch Round 2 Piala Gubernur Kalteng 2026.
Menurut Sigit, dukungan tersebut menjadi energi besar bagi panitia dalam mempersiapkan ajang otomotif berskala nasional tersebut. Ia berharap, kegiatan ini mampu menghidupkan kembali gairah olahraga otomotif di Kalimantan Tengah sekaligus melahirkan bibit-bibit baru offroader daerah.
“Harapan kami event ini dapat kembali menghidupkan olahraga otomotif di Kalteng dan melahirkan offroader-offroader potensial,” ujarnya.
Sigit juga menyampaikan terima kasih kepada unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kapolda Kalteng, Kajati Kalteng, serta Kabinda Kalteng atas dukungan yang diberikan.
Selain itu, kehadiran offroader nasional dalam ajang tersebut dinilai akan menambah kemeriahan sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi.
Di sisi lain, Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Kalimantan Tengah, Juferri Simon, menyambut positif penyelenggaraan Kejurnas tersebut. Ia menilai, kolaborasi antara IOF dan IMI menjadi langkah strategis dalam mendorong kemajuan olahraga otomotif di daerah.
“Kejurnas ini kemungkinan menjadi kolaborasi pertama antara IOF dan IMI di Kalteng. Kami siap mendukung penuh dan berharap kegiatan berjalan sesuai harapan,” kata pria yang akrab disapa Feri itu.
Baik IMI Kalteng maupun Pengcab IOF Kota Palangka Raya juga menyampaikan apresiasi kepada promotor nasional, PT SMN, yang telah menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pengda IOF Kalteng guna menunjang pelaksanaan kegiatan.
Adapun Kejurnas Adventure Offroad Non Winch Round 2 Piala Gubernur Kalteng 2026 yang dirangkai dengan Tangkiling Offroad Extreme #4 dijadwalkan berlangsung pada 14–17 Mei 2026 di Sirkuit Sukamulya Tangkiling.
Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga sarana promosi daerah serta penguatan komunitas otomotif di Kalimantan Tengah. (red)

