Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga dan Gedung Walet di Kuala Kurun Ludes Dilalap Api

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga dan Gedung Walet di Kuala Kurun Ludes Dilalap Api
Petugas damkar, kepolisian dibantu warga sekitar ketika berupaya untuk memadamkan api, Senin (12/1/2026).

 

KUALA KURUN – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal dan bangunan walet di Jalan A Runting, RT 011, Kelurahan Kuala Kurun, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Senin (12/1/2026) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB dan mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar.

Bangunan yang terbakar diketahui milik keluarga Gideon L. Suleman dan Yunedi B. Towan. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian rumah beserta bangunan walet di sekitarnya.

Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kapolsek Kurun Iptu Chintya Pradjipta Putri, menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik.

“Dugaan sementara, api berasal dari arus pendek listrik. Namun, penyelidikan tetap kami lanjutkan untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar Iptu Chintya, Senin (12/1/2026).

Ia menuturkan, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama Mega yang terbangun dari tidurnya setelah melihat asap tebal keluar dari plafon rumah. Saksi kemudian berteriak meminta pertolongan sehingga warga sekitar berdatangan dan berupaya melakukan pemadaman awal sembari menghubungi petugas.

“Dalam kondisi darurat tersebut, saksi juga berhasil menyelamatkan ibu kandungnya yang sedang sakit pasca operasi melalui pintu belakang rumah,” jelasnya.

Proses pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit Armored Water Cannon (AWC) milik Polres Gunung Mas. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.00 WIB setelah petugas berjibaku selama kurang lebih tiga setengah jam.

Selain menghanguskan bangunan, kebakaran tersebut juga memusnahkan berbagai barang berharga seperti peralatan elektronik, uang tunai, serta dokumen penting. Total kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan keamanan instalasi listrik di rumah guna mencegah kebakaran serupa,” pungkasnya.

Polisi juga mengingatkan warga untuk segera menghubungi Call Center 110 apabila menemukan kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat. (Red)

Tinggalkan Balasan