Agustiar Sabran: Penghematan Anggaran Tak Boleh Korbankan Rakyat
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah provinsi tidak akan mengorbankan pelayanan dasar masyarakat. Penghematan difokuskan pada pos-pos belanja yang tidak berdampak langsung terhadap kepentingan publik.
Hal tersebut disampaikan Agustiar dalam temu wartawan di Rumah Jabatan Gubernur Isen Mulang, Palangka Raya, Sabtu (31/1/2026). Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara disiplin fiskal dan keberpihakan kepada masyarakat.
Menurutnya, efisiensi dilakukan pada perjalanan dinas, honorarium, rapat di hotel, serta belanja operasional. Ia bahkan mengaku membatasi secara ketat aktivitas dinas yang tidak mendesak.
“Saya sendiri tidak menggunakan perjalanan dinas yang tidak perlu, tapi pendidikan, kesehatan, dan pelayanan masyarakat tidak boleh terganggu,” tegasnya.
Di tengah keterbatasan anggaran, pembangunan infrastruktur tetap diupayakan. Saat ini, kondisi jalan mantap di Kalimantan Tengah telah mencapai sekitar 87 persen, meski sebagian jalan nasional masih menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
Selain infrastruktur, sektor pelayanan publik tetap menjadi prioritas. Pemerintah menjamin akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu tetap terjaga.
“Efisiensi bukan berarti mengurangi hak rakyat, justru memastikan anggaran tepat sasaran,” ujarnya.
Agustiar menambahkan, kebijakan penghematan akan terus dievaluasi agar tidak menimbulkan dampak sosial. Ia juga mengajak media dan masyarakat turut mengawasi jalannya pemerintahan agar efisiensi berjalan adil dan transparan. (da/fer).

