DISDUKCAPIL Kapuas Pastikan Stok Blangko E-KTP Aman Hingga Awal 2026
KUALA KAPUAS – Menjelang tutup tahun 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kapuas memastikan ketersediaan blangko KTP elektronik dalam kondisi aman. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Disdukcapil Kapuas, Yanmarto, S.H., M.Hum., saat ditemui di Kantor Disdukcapil Jalan Pemuda Km. 6, Kamis (4/12/2025).
Yanmarto menjelaskan bahwa persediaan blangko per 4 Desember berjumlah 12 ribu lembar. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk kebutuhan pelayanan hingga awal tahun 2026.
“Kebutuhan per bulan diperkirakan sekitar 3 ribu lembar dan tidak ada lonjakan. Dengan stok yang ada, saya kira sampai Maret kondisi kita aman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa menjaga ketersediaan blangko merupakan komitmen Disdukcapil dalam menjamin keberlangsungan pelayanan publik.
“Kami wajib memastikan stok selalu cukup. Selain itu, sampai akhir tahun ini kami juga terus melakukan layanan jemput bola di kecamatan-kecamatan serta sosialisasi kepada masyarakat agar semakin sadar mengurus dokumen kependudukannya. Target capaian dokumen tidak mungkin berjalan jika hanya oleh Disdukcapil, harus ada dukungan masyarakat dan stakeholder,” jelasnya.
Selain e-KTP, Yanmarto turut menyampaikan perkembangan realisasi Kartu Identitas Anak (KIA). Capaian sementara per Oktober berada pada angka 42 persen, dari target nasional sebesar 52 persen.
“Untuk bulan November dan Desember masih dalam proses perhitungan. Tapi kita berharap capaian itu dapat terpenuhi. Untuk blangko KIA juga aman karena pengadaan sudah dilakukan,” katanya.
Terkait tantangan di lapangan, ia mengakui bahwa masih rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai manfaat KIA menjadi salah satu penyebab belum optimalnya capaian.
“Memang masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang apa manfaat KIA, ditambah sosialisasi yang belum maksimal. Tahun depan kami akan memperluas kerja sama dengan dunia pendidikan, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, hingga organisasi seperti PKK, agar masyarakat semakin paham dan terdorong mengurus KIA,” tegasnya.
Dengan ketersediaan blangko yang mencukupi serta penguatan sosialisasi, Disdukcapil Kapuas berharap layanan administrasi kependudukan di daerah ini dapat berjalan lebih cepat, merata, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (Rif/fer)

