Pemko Palangka Raya Siagakan 11 Puskesmas, 43 Pustu, Sediakan Ruang Bebas Asap
PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memperluas layanan rumah oksigen hingga ke kantor kelurahan dan posyandu untuk membantu warga terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan kebutuhan kesehatan paling mendesak bagi masyarakat selama kabut asap adalah layanan rumah oksigen, masker, dan vitamin.
“Kebutuhan paling mendesak saat ini adalah oksigen. Karena itu kami perluas layanan rumah oksigen agar lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya di puskesmas tapi juga di pustu, kantor kelurahan dan posyandu,” ujar Riduan, kemarin.
Ia menjelaskan, di Kota Palangka Raya terdapat 11 puskesmas dan 43 puskesmas pembantu (pustu) yang tersebar hampir di seluruh kelurahan. Semua fasilitas tersebut sudah dilengkapi ruang bebas asap.
“Semua fasilitas dan layanan kesehatan tersebut sudah dilengkapi fasilitas ruang bebas asap bagi masyarakat. Termasuk disediakan masker, vitamin dan obat-obatan. Kami juga menyediakan layanan home care,” katanya.
Ruang bebas asap tersebut dilengkapi air purifier dan tabung oksigen, sehingga warga yang mengalami sesak napas dapat mendapatkan pertolongan pertama secara gratis.
Bagi warga yang tidak bisa keluar rumah, dapat meminta bantuan melalui RT atau pustu untuk diteruskan ke puskesmas.
“Nanti teman-teman puskesmas mendatangi ke rumah, yaitu tadi melalui program home care, kunjungan rumah,” pungkasnya. (Ark)

