Pangdam XXII/TB Buka Latihan Posko I Korem 101/Antasari, Fokus Hadapi Karhutla

Pangdam XXII/TB Buka Latihan Posko I Korem 101/Antasari, Fokus Hadapi Karhutla
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc.

Palangka Raya – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, membuka Latihan Posko I Korem 101/Antasari Tahun 2026. Latihan tersebut salah satunya diarahkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pembukaan latihan dilakukan melalui video conference (vicon) dari Ruang Yudha Makodam XXII/TB, Palangka Raya, Senin (14/9/2026).

Sejumlah pejabat Kodam XXII/TB hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Irdam XXII/TB Brigjen TNI Tri Wahyu Mutaqin Akbar, Kapoksahli Pangdam XXII/TB Brigjen TNI Budhi Utomo, serta para Asisten Kasdam XXII/TB.

Sementara itu, Danrem 101/Antasari, Danrindam XXII/TB dan para pejabat utama Korem 101/Antasari mengikuti kegiatan secara virtual.

Dalam arahannya, Zainul mengatakan Latihan Posko I menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan komandan dan staf dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.

Menurutnya, latihan tidak hanya berkaitan dengan pengambilan keputusan, tetapi juga mencakup kemampuan menyusun rencana operasi, koordinasi antarsatuan hingga kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Latihan Posko I merupakan sarana untuk meningkatkan kemampuan komandan dan staf dalam pengambilan keputusan, perencanaan operasi, koordinasi, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi, khususnya Karhutla,” kata Zainul dalam keterangannya.

Dia meminta seluruh peserta mengikuti latihan secara serius, disiplin dan bertanggung jawab. Sementara penyelenggara dan tim penilai diminta melaksanakan latihan secara objektif, realistis dan konstruktif.

Hasil latihan nantinya diharapkan tidak berhenti sebagai evaluasi di atas kertas. Kemampuan yang diperoleh selama latihan harus dapat diterapkan ketika personel menghadapi kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ke depan. Karena itu, kesiapsiagaan dan kemampuan memberikan data serta laporan secara cepat, tepat dan akurat harus terus ditingkatkan, khususnya dalam menghadapi bencana yang berdampak luas,” tegasnya.

Latihan Posko I Korem 101/Antasari Tahun 2026 diharapkan dapat memperkuat kesiapan komandan dan staf dalam merespons situasi darurat, termasuk potensi karhutla yang dapat berdampak luas terhadap masyarakat dan lingkungan. (red)

Tinggalkan Balasan