Milad ke-49 BKPRMI, Dorong Pemuda Masjid Perkuat Pembinaan Generasi

Milad ke-49 BKPRMI, Dorong Pemuda Masjid Perkuat Pembinaan Generasi
Acara Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI). Foto Ist

PALANGKA RAYA – Momentum Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menjadi dorongan bagi pemuda dan remaja masjid di Kalimantan Tengah untuk semakin memperkuat peran dalam pembinaan generasi muda. Kegiatan puncak digelar di Masjid Jami Annur Palangka Raya, Kamis (3/9/2026).

Ketua Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) BKPRMI Kalimantan Tengah, Dr. H. Rus’ansyah, mengatakan semangat para pengajar Al-Qur’an dalam membina santri hingga kini masih tinggi. Kondisi itu patut diapresiasi karena mereka menjadi bagian penting dalam upaya memberantas buta aksara Al-Qur’an.

“Antusias para ustaz dalam berjuang memberantas buta huruf Al-Qur’an di Kalimantan Tengah tidak pernah surut. Oleh karena itu, kita perlu memberikan penghargaan dan apresiasi kepada mereka,” ujar Rus’ansyah.

Ia menilai para pengajar Al-Qur’an memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pendidikan keagamaan. Mereka tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga mendidik, melatih, dan membimbing santri agar memiliki bekal keagamaan yang kuat.

Rus’ansyah berharap semangat tersebut tetap terjaga di tengah tantangan globalisasi dan derasnya pengaruh dari luar yang dapat memengaruhi karakter generasi muda. Karena itu pembinaan terhadap santri perlu dilakukan berkelanjutan dengan melibatkan pemuda dan remaja masjid.

“Di dalam pelaksanaan kegiatan BKPRMI, kita berharap pemuda dan remaja masjid berperan penting dalam memakmurkan masjid. Kiprah mereka juga harus terasa di tengah masyarakat,” katanya.

Menurut dia, keterlibatan aktif pemuda masjid diharapkan tidak hanya memperkuat kegiatan keagamaan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Dengan demikian, peran BKPRMI dapat turut mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang berkah, maju, dan sejahtera.

Rangkaian Milad ke-49 BKPRMI di Kalteng diisi dengan kegiatan pembinaan, apresiasi kepada guru ngaji, serta penguatan jaringan pemuda remaja masjid di kabupaten/kota se-Kalteng. (Ark)

 

Tinggalkan Balasan