11 Pelajar Ikuti Pemilihan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Kapuas

11 Pelajar Ikuti Pemilihan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Kapuas
Salah seorang peserta Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2026 memaparkan materinya dihadapan dewan juri di Aula Dishub Kapuas, Selasa (12/5/2026). Foto: M. Rifai.

KUALA KAPUAS – Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas menggelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tahun 2026 di Aula Dishub Kapuas, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti 11 pelajar tingkat SMA/SMK/MA dari enam sekolah di Kabupaten Kapuas.

Enam sekolah yang mengikuti kegiatan itu yakni SMA Negeri 2 Kuala Kapuas, SMK Negeri 1 Kuala Kapuas, MAN Kuala Kapuas, SMA Negeri 1 Basarang, SMA Negeri 1 Tamban Catur, dan SMK Negeri 1 Kapuas Kuala.

Kegiatan dibuka Asisten I Setda Kapuas Romulus mewakili Sekretaris Daerah Kapuas Usis I. Sangkai. Dalam sambutannya, ia menegaskan keselamatan lalu lintas menjadi tanggung jawab bersama yang perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.

Menurutnya, pemilihan pelajar pelopor tidak hanya bertujuan mencari peserta terbaik, tetapi juga membentuk agen perubahan yang mampu menjadi contoh dalam tertib berlalu lintas.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menanamkan budaya disiplin, kesadaran hukum, dan etika berkendara yang baik sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Teras mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan Kementerian Perhubungan untuk melahirkan generasi muda yang peduli terhadap keselamatan lalu lintas.

Tahun ini, pemilihan mengusung tema “Inovasi Teknologi dan Etika Transportasi sebagai Manifestasi Keselamatan Jalan di Era Digital”. Para peserta juga diminta menyusun karya tulis ilmiah terkait teknologi keselamatan lalu lintas, kampanye edukasi keselamatan, dan fitur keselamatan kendaraan bermotor.

Peserta yang meraih juara I dan II tingkat kabupaten nantinya akan mewakili Kabupaten Kapuas pada ajang Pemilihan Pelajar Pelopor tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026.

“Tujuannya untuk menghasilkan generasi muda yang peduli terhadap keselamatan lalu lintas serta mampu menjadi pelopor keselamatan bagi teman, keluarga, dan lingkungannya,” katanya. (Rif/fer)

Tinggalkan Balasan