Pos Jaga Efektif Tekan Balap Liar di Palangka Raya, Motor Pelaku Ditahan Tiga Bulan

Pos Jaga Efektif Tekan Balap Liar di Palangka Raya, Motor Pelaku Ditahan Tiga Bulan
Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, Hermanto.

Palangka Raya – Aksi balap liar yang selama ini meresahkan warga Kota Palangka Raya mulai menunjukkan penurunan. Kehadiran pos jaga di sejumlah titik rawan serta patroli gabungan yang diperketat dinilai berhasil mempersempit ruang gerak para pelaku.

Kasat Lantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto menyebut, langkah penindakan berupa penahanan sepeda motor pelaku balap liar selama tiga bulan menjadi salah satu faktor yang memberi efek jera.

“Alhamdulillah sudah mulai berkurang. Ini juga karena adanya peran masyarakat, pendirian pos jaga, serta kendaraan pelaku balap liar yang kami amankan selama tiga bulan,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, aksi balap liar selama ini bukan hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan lain. Sebagian besar pelaku diketahui masih berusia muda dan berstatus pelajar.

Untuk menekan aktivitas tersebut, Satlantas Polresta Palangka Raya melibatkan tim gabungan dari Dinas Perhubungan, Ditsamapta, hingga Ditlantas Polda Kalteng. Pos pengamanan ditempatkan di sejumlah kawasan yang kerap dijadikan arena balapan liar, seperti Jalan Murjani, Diponegoro, dan RTA Milono.

Sementara itu, patroli bergerak menyisir sejumlah ruas jalan lain seperti Jalan Garuda, Yos Sudarso, Ir Soekarno, hingga kawasan Bandara Tjilik Riwut di Jalan Adonis Samad.

Hermanto mengatakan, pola pengamanan itu membuat para pelaku kesulitan mencari lokasi untuk melakukan balapan liar.

“Tim patroli terus bergerak sehingga mereka tidak punya ruang untuk berkumpul ataupun melakukan balapan,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang ikut memberikan informasi dan membantu pengawasan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, penanganan balap liar tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi juga membutuhkan dukungan warga agar situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga.

Dengan pengawasan yang konsisten, aparat berharap angka balap liar di Palangka Raya terus menurun dan jalanan kota menjadi lebih aman bagi masyarakat. (red/fr)

Tinggalkan Balasan