DPC Laskar Pemuda Adat Dayak Kalteng Resmi Dilantik, Fokus Pemberdayaan Pemuda dan Kemandirian Organisasi
KUALA KAPUAS – Dewan Pimpinan Cabang Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Tengah (DPC-LPADKT) resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang digelar di Huma Betang Manggatang Utus, Kelurahan Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Rabu (14/1/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, yang mewakili Gubernur Kalimantan Tengah. Turut hadir Asisten I Setda Kapuas Romulus yang mewakili Bupati Kapuas, tokoh adat Dayak A. Vendy Meru selaku Ketua Umum Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan Timur, serta unsur Forkopimda.
Dalam kegiatan itu, jajaran pengurus DPC-LPADKT Kalimantan Tengah secara resmi dikukuhkan untuk menjalankan roda organisasi dengan wilayah kerja mencakup seluruh Provinsi Kalimantan Tengah.
Ketua DPC-LPADKT Kalimantan Tengah, Bendi, melalui Sekretaris Cabang Septedy, menyampaikan bahwa pelantikan ini menjadi titik awal bagi organisasi untuk bergerak aktif dalam memberdayakan pemuda, khususnya pemuda Dayak, dan pemuda secara umum.
Ia menjelaskan, setelah pelantikan pengurus akan segera menyusun dan melaksanakan program kerja strategis. Program awal yang akan dijalankan adalah pembentukan struktur ranting di seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah agar peran organisasi dapat menjangkau hingga tingkat akar rumput.
Selain itu, DPC-LPADKT Kalteng juga menargetkan kemandirian organisasi melalui pembentukan unit usaha sendiri. Langkah ini ditempuh agar organisasi tidak bergantung pada dukungan pemerintah dalam menjalankan operasional.
Lebih lanjut disampaikan, organisasi akan menerapkan pola kerja yang terukur dan berbasis data. Pendataan akan dilakukan terhadap sejumlah indikator, di antaranya jumlah pemuda yang belum menyelesaikan pendidikan serta pemuda yang telah memenuhi syarat kerja namun belum terserap lapangan pekerjaan.
Bendi melalui Septedy juga menegaskan bahwa DPC-LPADKT Kalteng berkomitmen menjadi organisasi yang taat hukum dan berkontribusi positif terhadap pemerintah daerah. Untuk penguatan sumber daya manusia internal, pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan unsur penegak hukum serta instansi terkait lainnya dalam pembinaan organisasi dan kader.
“Dari data tersebut, organisasi akan bergerak secara terarah sehingga setiap program yang dijalankan tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi pemuda secara umum dan pemuda Dayak pada khususnya,” pungkasnya. (Rif/fer)

