Menteri Nusron Dorong Budaya Evaluasi Berkala demi Layanan Pertanahan Lebih Pasti

Menteri Nusron Dorong Budaya Evaluasi Berkala demi Layanan Pertanahan Lebih Pasti
Mentri Nusron Wahid saat pimpin rapat di jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Selasa (13/01/2026). 

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengajak seluruh jajaran pegawai untuk membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan pertanahan dan tata ruang pada awal tahun 2026. Penegasan ini disampaikan sebagai upaya menjawab tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan, dan terukur.

Dalam kegiatan Pembinaan Jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta di Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur, Selasa (13/01/2026), Nusron menilai bahwa perubahan pola kerja menjadi keharusan. Menurutnya, orientasi pelayanan publik di lingkungan Kementerian ATR/BPN harus disertai evaluasi rutin agar kualitas layanan terus meningkat.

“Resolusi kita di 2026 adalah membangun visi pelayanan yang lebih baik. Evaluasi akan dilakukan setiap tiga bulan, sehingga tidak ada lagi penumpukan dokumen dan pelayanan bisa lebih terkontrol,” ujarnya.

Menteri Nusron menekankan bahwa kepuasan masyarakat tidak hanya diukur dari kepastian hukum, tetapi juga kepastian waktu penyelesaian. Ia mencontohkan pentingnya sistem pemantauan progres berkas agar pemohon mengetahui sejauh mana proses yang berjalan.

“Jika berkas dinyatakan memenuhi syarat dalam tujuh hari, maka masyarakat harus tahu sudah sampai tahap apa di hari ke-14. Inilah komitmen pelayanan yang ingin kita bangun,” katanya.

Selain memberikan arahan, Nusron juga mengevaluasi progres penyelesaian berkas pertanahan, khususnya di wilayah DKI Jakarta. Ia mengungkapkan bahwa sejak kuartal IV 2025, percepatan penyelesaian berkas telah dilakukan secara nasional dengan pedoman yang jelas.

“Kita sudah punya guideline. Berkas yang masuk pada kuartal pertama 2025 harus selesai akhir bulan ini. Kuartal kedua diselesaikan pada awal Februari 2026, dan seterusnya,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, para Kepala Kantor Pertanahan se-DKI Jakarta memaparkan capaian pelayanan serta kendala yang dihadapi di lapangan. Diskusi ini menjadi bagian dari pemetaan masalah pertanahan agar solusi yang diambil lebih tepat sasaran.

Kegiatan pembinaan ini turut dihadiri Direktur Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang Virgo Eresta Jaya, Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Asnaedi, Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Strategis dan Kerja Sama Antarlembaga Muda Saleh, serta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN. (red/foto:ist)

 

Tinggalkan Balasan