27 Talenta Muda Kalteng Ikuti Audisi Gita Bahana Nusantara, Berebut Tiket Tampil di Istana Merdeka

27 Talenta Muda Kalteng Ikuti Audisi Gita Bahana Nusantara, Berebut Tiket Tampil di Istana Merdeka
Acara pembukaan Audisi Gita Bahana Nusantara (GBN) tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026, Senin (13/7/2026). Foto Ist

PALANGKA RAYA – Audisi Gita Bahana Nusantara tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun 2026 resmi dibuka. Kegiatan dua hari yang berlangsung 12–13 Juli 2026 di Betang Eka Tingang Nganderang, Palangka Raya ini diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalteng.

Audisi dibuka secara resmi oleh Plt Kepala Disbudpar Kalteng, Adi Soeseno. Turut dihadir unsur OPD terkait, jajaran Disbudpar, serta insan seni dan budaya, Senin (13/7/2026).

Pembukaan audisi berlangsung istimewa dengan kehadiran maestro musikus dan komponis, Purwacaraka yang juga ditunjuk sebagai juri audisi dari pusat. Kehadirannya menambah wibawa dan standar penilaian dalam proses seleksi.

Peserta audisi merupakan utusan terbaik hasil seleksi dari tujuh kabupaten dan satu kota di Kalimantan Tengah. Total 27 peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa dengan rentang usia 16–23 tahun mengikuti audisi untuk memperebutkan posisi di tim orkestra dan paduan suara nasional.

Audisi ini menjadi ajang menjaring talenta muda berbakat di bidang vokal. Para peserta dinilai dari aspek teknik vokal, serta penghayatan lagu wajib dan daerah.

Perwakilan yang lolos di tingkat provinsi nantinya akan bergabung dengan duta dari 37 provinsi lain. Mereka akan berkesempatan tampil di Istana Merdeka, Jakarta, pada perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang.

Plt Kepala Disbudpar Kalteng Adi Soeseno mengatakan GBN menjadi wahana strategis untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme kepada kaum muda. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan keragaman seni budaya Indonesia.

Selain aspek kompetisi, GBN diharapkan menjadi suntikan semangat bagi putra-putri terbaik Kalteng untuk menjadi agen perubahan dan pemajuan kebudayaan di daerah.

GBN sendiri bertujuan membangun karakter dan jati diri bangsa. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat berkesenian di kalangan generasi muda terus tumbuh dan berkembang, sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air.

“Penyelenggaraan audisi ini sejalan dengan visi misi Bapak Gubernur Kalteng dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak pada khususnya dan Kalteng pada umumnya. Kami ingin generasi muda Kalteng tampil di tingkat nasional dengan membawa identitas budaya daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua TP PKK Kalteng atas dukungan yang diberikan. “Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Ketua TP PKK Kalteng atas dukungan dengan memberikan ruang ekspresi seluas-luasnya kepada generasi muda di bidang seni suara,” ucapnya. (Ark)

Tinggalkan Balasan