Patroli Polres Gunung Mas Sisir Jalur Protokol, Perketat Pengawasan di Bank Kalteng dan Taman Kota
KUALA KURUN – Upaya menjaga keamanan wilayah terus digencarkan jajaran Polres Gunung Mas. Kamis, 27 November 2025, personel piket Pamapta bersama piket pengawas harian dan piket fungsi kembali menggelar patroli dialogis di pusat keramaian Kota Kuala Kurun.
Patroli dimulai dengan penyusuran jalur protokol yang menjadi akses utama warga, seperti Jalan P. Diponegoro, Letjend Soeprapto, Tjilik Riwut, Brigjend Katamso hingga Sangkurun. Dari sekian titik yang dilalui, dua lokasi menjadi fokus pengawasan, yakni Bank Kalteng dan area Taman Kota Kuala Kurun yang pada malam hari kerap ramai dikunjungi masyarakat.
Piket Pamapta Polres Gumas, Ipda Heseron, S.H menjelaskan bahwa intensitas patroli ditingkatkan untuk memastikan ruang publik selalu berada dalam kondisi aman dan nyaman. Kehadiran polisi di lapangan, kata dia, merupakan langkah preventif agar potensi kejahatan dapat ditekan sedini mungkin.
“Patroli ini kami lakukan secara rutin sebagai bentuk kehadiran negara dalam memelihara kamtibmas. Kami ingin masyarakat merasakan rasa aman secara langsung,” ungkapnya mewakili Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H.
Setibanya di Bank Kalteng, petugas melakukan pengecekan mesin ATM serta memantau situasi di sekitar gedung pelayanan perbankan tersebut. Petugas keamanan setempat turut diberikan imbauan agar sigap mengantisipasi aktivitas mencurigakan, termasuk segera melapor jika terjadi situasi menonjol.
Dari Bank Kalteng, tim kemudian bergerak menuju Taman Kota Kuala Kurun. Suasana yang cukup ramai dengan keberadaan pedagang dan pengunjung menjadi fokus dialog personel. Sembari berkeliling, anggota menyapa warga satu per satu untuk memastikan aktivitas berjalan tertib.
“Di ruang publik seperti taman, kami tidak hanya patroli tapi juga berdialog langsung. Ini penting agar masyarakat merasa dekat dengan polisi dan lebih tenang saat beraktivitas,” kata Heseron.
Ia menegaskan, keberadaan personel berseragam di lokasi-lokasi vital merupakan bagian dari strategi pencegahan kriminalitas. Dengan patroli terbuka dan pendekatan humanis, aparat berharap mampu mempersempit ruang gerak pelaku tindak kejahatan.
Hingga patroli berakhir, situasi terpantau aman dan kondusif. Warga disebut turut memberikan respons positif atas kehadiran polisi yang aktif memonitor keamanan lingkungan.
“Kami berkomitmen terus hadir di tengah masyarakat. Semoga ini membawa dampak nyata terhadap terciptanya keamanan dan ketertiban,” tutupnya. (red)

