510 Kasus Karhutla Melanda Palangka Raya, 1.039 Hektare Lahan Hangus

510 Kasus Karhutla Melanda Palangka Raya, 1.039 Hektare Lahan Hangus
Tim gabungan melakukan pemadaman karhutla di Kota Palangka Raya. Foto Ist

PALANGKA RAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mencatat tingginya insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama masa siaga darurat. Sejak 1 Juni hingga 11 September 2026, tercatat 510 kejadian karhutla.

Akibatnya, total luas lahan yang terbakar telah mencapai 1.039,10 hektare yang tersebar di sejumlah titik.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Heri Fauzi, mengatakan sebaran karhutla merata di lima kecamatan dengan intensitas berbeda.

“Kecamatan Jekan Raya menjadi wilayah dengan kejadian tertinggi, yakni 338 kejadian. Disusul Sebangau 106 kejadian, Pahandut 43 kejadian, Bukit Batu 20 kejadian, dan Rakumpit 3 kejadian,” jelas Heri, Sabtu (12/9/2026).

Menurutnya, akumulasi 510 kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan bersama, terutama di puncak musim kemarau.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya merugikan lingkungan dan kesehatan, serta berpotensi menimbulkan kabut asap.

Masyarakat yang menemukan titik api diminta segera melapor melalui layanan darurat Call Center 112. Informasi terkini juga dapat dipantau melalui akun media sosial resmi BPBD Kota Palangka Raya. (Ark)

Tinggalkan Balasan